AKU DAN SEMUA PEREMPUAN DI RUMAHKU PART 11

 

Keesokan harinya, akupun terbangun dari tidurku yang lelap. Kulihat kak Diana masih tidur dengan keaadaan telanjang tanpa mengenakan busana apapun disebelahku.




Hari ini aku berniat akan main ke rumah mamah suci dan melancarkan rencanaku, langsung saja aku bergegas untuk mandi. Saat menuju kamar mandi, kulihat ada kak Meita yang sedang duduk di ruang tamu sambil menatap ke arahku dengan tersenyum.




"Ciee yang semalem abis ngentot" kata kak meita sambil meledekku




"Kok kak meita tau ? " tanyaku heran




"Tau dong orang pas gue masuk kamar, kalian lagi tidur berpelukan dan telanjang lagi hihi"




Astaga aku lupa kalo aku dan kak diana semalelam tidur telanjang sambil berpelukan, akhirnya aku jujur pada kak meita kalo aku sudah ngentot dengan kak diana. Kak meita pun tak memperdulikannya dan hanya senyum sambil menatap ke arah kontolku yang tertutup handuk.




"Yaudah sana mandi, bau peju tau hihi"




"Yee tapi kakak doyan juga kan?"




"Doyanlah nanti kakak mau lagi ya" katanya sambil menunjukan ekspresi erotis




"Iya kak nanti aja ya, hari ini aku ada acara di rumah temen" kataku berbohong padahal mau ke rumah mamah suci




"Acara apa tuh ? Acara ngentot juga ya ? Hihi " katanya masih meledek ku.




"Ehhh bukanlah, ini acara ulangtahun temenku" kataku mencoba mencari alasan




"Yaudah aku mau mandi dulu ya kak"




Akupun segera mandi membersihkan seluruh tubuhku, selesai mandi akupun bergegas menuju rumah mamah suci dengan motor beat kesayanganku.




Sesampainya di rumah mamah suci, aku mengetuk pintu.




Tok tok tok




"Iyaa tunggu sebentar" jawab seorang wanita dari dalam rumah




Dibukalah pintu rumah olehnya, aku langsung terbengong saat melihat seseorang yang membuka pintu ini, wajahnya sangat cantik, kulitnya putih bersih, ia hanya mengenakan tengtop dan celana hotpants yang pendek sehingga memperlihatkan lekuk tubuhnya yg indah, tubuhnya tinggi dan langsing, dan yang paling menakjubkan adalah toketnya yang berukuran besar.




Akupun tersadar kembali dan tersenyum ke arahnya




"Eh hai kak, aku Anto"




"Oh ini kamu yang namanya Anto yang diceritain sama mamah dan kak sinta. Kenalin aku Ayu" katanya sambil tersenyum dan menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan ku




Benar dugaanku, kak ayu pasti cantik seperti kak sinta dan mama suci, bodynya pun membuatku tak berhenti memandanginya. Benar-benar indah sekali kehidupanku dikelilingi oleh wanita-wanita cantik ini.




"Iya kak, aku kesini mau main aja sih kak, mamah sucinya ada ?" kataku basa-basi




"Mamah kayanya lagi keluar deh, tadi dia pamit mau ketemu sama temen-temen arisannya"




Waduh rencanaku bisa gagal nih mau menikmati tubuh mamah suci kalo dia engga ada dirumah, kataku dalam hati




"Oh mamah sucinya engga ada ya kak, yaudah deh kak aku pulang lagi aja kalo gitu"




"Loh ko pulang lagi, ya gapapa masuk aja kan ada aku, didalem juga ada si Nova tuh lagi nonton tv. Lagian kita kan belum pernah ketemu sebelumnya, yuk masuk dulu"




"Boleh deh kak"




Akupun masuk kedalam rumahnya dan kulihat ada seorang wanita yang tak kalah cantik juga dari kak Ayu yaitu kak nova yang sedang menonton tv.




"Nov, kita kedatangan tamu istimewa nih" kata kak ayu




"Siapa kak ? " kata nova




"Saudara tiri kita nov yang diceritain sama mamah, anto namanya"




"Wah seneng ketemu sama kamu anto, kamu ganteng banget ya kaya papah" katanya sambil tersenyum




Aku tak tahan liat senyumnya yang manis, kenapa penghuni rumah ini semuanya sangat cantik dan menggairahkan




"Yaudah sana nov bikinin minum dulu" kata kak ayu




"Oke bentar anto aku bikinin minum dulu" kata nova




"Ga usah repot-repot kak, anto cuma bentar aja ko main kesini" kataku basa basi




"Jangan bentar dong, yang lama sekalian kalo bisa nginap juga hihi" kata nova




Pikiranku langsung kemana-mana setelah mendengar kata nginap, bisa engga ya aku menikmati tubuh kedua saudara ini sekaligus pikirku.




"Bener tuh anto kata nova kenapa kamu engga nginep aja sekalian nunggu mamah pulang" kata kak ayu




"Iya deh kak aku nginep disini" kataku pasrah padahal aku kegirangan karena memiliki kesempatan untuk mencicipi tubuh mereka.




Ku lihat kak sinta juga sedang tidak ada rumah, berarti hanya ada mereka berdua saja dirumah ini.




"Kalo kak sinta kemana kak? Kataku bertanya pada kak ayu




"Kak sinta masih di kampus kayanya" jawab kak ayu




"Nih diminum dulu anto minumnya" kata nova yang sudah kembali sambil membawa minuman ke arahku




"Iya makasih kak, ko cuma 1 kak ? Kalian ga minum juga ?" kataku mencari cara agar bisa memberikan obat perangsang pada mereka




"Iya nih nov kaka juga haus, bikinin juga dong" kata kak ayu




"Biar aku aja yang bikinin kak buat kalian berdua, sebagai adik kan harus berbakti sama kakanya hehe" kataku mencari alasan




"Aduh ngerepotin kamu dong anto" kata kak ayu




"Engga ko kak, yaudah aku bikinin minuman dulu ya buat kalian"




Akhirnya akupun segera ke dapur dan menjalankan rencanaku, ku tuangkan obat perangsang ke kedua minuman yang kubuat.




Akupun segera menghampiri mereka kembali sambil membawa minuman yang sudah ku campur obat perangsang tadi.




"Diminum dulu kak" kataku




"Makasih anto, enak banget minuman bikinan kamu" kata kak ayu




"Iya seger banget" kata nova




"Hehe ga seberapa ko kak, dihabisin ya kak" kataku sambil tersenyum penuh kemenangan




Setelah itu kamipun berbincang-bincang selayaknya saudara yang baru bertemu. Posisiku tepat berada di tengah-tengah mereka berdua.




20 menit kemudian, posisi duduk mereka semakin mepet ke arahku. Mereka ngobrol tapi sambil memepetkan tubuhnya padaku, toket kak ayu dan nova mulai menyentuh ke bagian lengan ku. Apakah obat perangsangnya sudah bereaksi ? Pikirku dalam hati.


"Anto kamu udah punya pacar belum ?" kata kak ayu tiba-tiba


"Belum kak" kataku


"Udah pernah ngentot belum ?"


"Belum juga kak" kataku bohong


"Ah masa ?" kata kak ayu sambil tangannya menyentuh kontolku dari luar celana.





Posting Komentar

0 Komentar