Memang benar kata orang2, menikah dengan seilisih umur yg cukup jauh akan menimbulkan masalah dan hal ini pun bener benar aku rasakan dan terjadi pada diri ku sendiri, Seperti nya bukan salah ku bila saat ini nafsu ku masih menggebu-gebu dalam bersangkutan soal seks, Sayang nya suami ku telah uzur, kami memang berselisih umur nyaris 20 tahun, sampai-sampai dia tidak lagi dapat memberi kepuasan kepada ku,
Nama ku "Nurhayati" 35 thn ,
Bikan salah ku pula lantas aku menggali pelampiasan pada pria-pria muda di luar sana, untuk mengisi hasrat seks-ku yg makin menggebu di usia ku yg masih 35 tahun ini, sementara usia suami 55 tahun & dia memiliki dua orang putra yg sudah tumbuh dewasa, aku menikah dengan suami ku yg duda ini karena desakan orang tua ku,
Awal nya perselingkuhan ku memang berjalan lancar dan sesuai rencana namun sepandai-pandai
nya aku berselingkuh kesudahan nya ketahuan juga,
Saat itu Suami ku marah bukan kepalang saat memergoki aku berdekapan dengan seorang lelaki muda seraya lagi telanjang bulat di suatu hotel Dan ultimatum pun terbit dari suami ku yg tak rela membiarklan diri ku membohongi nya selama ini,
Aku di larang oleh nya beraktivitas di luar lokasi rumah tanpa pengawalan, Entah di awasi dengan suami ku ataupun kedua anak tiri ku, (suami memiliki 2 orang anak lelaki dari perkawinan pertama nya), Tak sedikitpun aku lepas dari pemantauan mereka bertiga, Secara bergantian ketiga nya mengawasi ku, Tommy anak tiri ku yg sulung ku baru masuk kuliah bisa giliran memantau di pagi hari sebab dia masuk siang,
Siang nya giliran si "Bagas" yg masih duduk di kelas 3 SMU, guna mengawasi ku Dan malam nya suami ku kena giliran, Tentu saja kegiatan seks-ku jadi terganggu total,
Hasrat birahi ku yg tinggi ini jadi jarang terlampiaskan, suami ku sendiri loyo, akibat nya aku jadi sering uring-uringan dan sering marah tanpa alasan, Memang sih aku biasa masturbasi, tapi hal itu tidak cukup nikmat, Setelah Dua minggu berlalu seperti nya aku masih dapat menahan diri walaupun dengan perasaan tersiksa,
Sebulan berlalu dan aku merasa mulai stres berat karena birahi ku yg tidak terlampiaskan Bahkan frekuensi masturbasi ku terus bertambah, hingga pernah sehari 5 kali ku lakukan demi memuaskan nafsu ku, Tapi tetap saja tak pernah menjangkau kepuasan yg total, Aku masih perlu kontol laki-laki untuk member iku kepuasan yg sesungguh nya, dulu sebelum menikah, aku sering berganti ganti pacar, aku tak puas hanya di kentot oleh satu laki saja, saat kuliah dulu memek ku sering di keroyok 2 atau 3 cowok teman kampus ku, kepuasan seperti itulah yg dulu sering aku dapatkan,
Suatu hari ketika bangun pagi jam 8, aku melihat keadaan rumah yg sudah sepi, Seperti nya Suami ku dan "Bagas" anak bungsu nya telah pergi ke sekolah, dan hanya tinggal anak tiri ku "Tommy" yg masih ada di dalam rumah,
Aku masih belum bangun dari tempat tidur ku karena masih ingin bermalas-malasan,Tiba tiba aku tersentak sebab merasa darah ku mendesir mengalir dengan cepat, Ini memang kebiasaan ku ketika bangun pagi, nafsu seks-ku muncul, Sebisa nya aku tahan-tahan, namun selangkangan ku telah basah kuyup, aku juga segera melorotkan CD-ku dan langsung menyusupkan dua jari tangan kanan ku ke lubang kemaluan ku,
“Aahhh… Aku mendesis pelan ketika kedua jari tersebut masuk, terus kukeluar-masukkan dengan pelan namun pasti, Aku masih asyik bermasturbasi, tanpa menyadari terdapat sesosok tubuh yg sedang memperhatikan kelakuan ku dari pintu kamar yg terbuka lebar Dan ketika muka ku menghadap ke pintu itu, aku terkejut menyaksikan si Tommy, anak tiri ku yg sulung itu sedang memperhatikan aku lagi bermasturbasi,
Karena sudah terlanjur basah maka aku putuskan untuk tetap melanjutkan aksi gila ku di hadapan nya, Tapi heran nya aku malah tambah bergairah, tangan kanan masih terus memainkan kemaluan ku, dan aku justru mendesah keras sambil mengeluarkan lidah ku hingga membuat Tommy terperangah seolah tak percaya dengan apa yg di lihat nya saat itu,
Aku jadi salah tingkah, tapi menggesek menikmati liang vagina yg kian basah saja, aku turun dari tempat tidur dan berjalan ke arah Tommy,
Anak tiri ku tersebut masih tenang-tenang saja, sebenarn nya saat turun dari lokasi tempat tidur, aku telah melepas pakaian dan sekarang telanjang bulat, Aku yg telah terbuai oleh nafsu birahi tak mempedulikan status ku lagi sebagai mama tiri nya,
Saat kami berhadapan tangan kanan langsung meraba selangkangan anak sulung ku itu.....
“Tom... Bercintalah dengan Mama, mau kan.......!?" pinta ku seraya mengelus-elus selangkangan Tommy yg telah tegang,
“Apa ma... bercinta… ?? Tommy ngak salah denger nih.... mama ngak lagi bercanda kan......??" ujar Tommy,
“Serius Tom.... Kamu tahu kan papa mu tidak bisa memuaskan mama selama ini......!?" ujar ku,
“Duhh gimana ya ma.. soal nya tommy belum pernah begituan......!?" Ujar Tommy,
“Kamu ngak usah pura pura iih Tom... Mama tau kok selama ini kamu suka ngintip kalau mama lagi mandi, iya kan.......??" Kata ku,
“ii.. iya ma. Maaf kan Tommy.... Soal nya waktu itu Tommy lagi sange sih.......!?" Ujar nya malu2,
“Dari pada kamu Cuma ngintip lalu onani mending sekarang bercinta sama mama aja biar kita sama sama puas.... mau kan.....!? ucap ku,
Tommy tersenyum....
“Iyah mau Ma.... Tommy sering bayangin bagaimana nikmat nya kalo bisa merasakan memek nya Mama…........!?" Ujar nya polos,
Aku terperangah mendengar omongan nya itu........
“Dan tidak jarang kalo Mama tidur, Tommy sering masuk ke kamar melihat tubuh mama tidur telanjang bulat.......!?" Lanjut nya lagi,
Aku tak percaya mendengar ucapan anak tiri ku yg sulung ini......
"Sekarang dengan senang hati Tommy bakal entot Mama hingga Mama puas........!?” sahur nya lagi,
"Tapi kamu harus jaga rahasia ini ya.... jangan sampai papah mu tau, Tommy bebas sepuas nya main sama mama dan mama akan layani Tommy kok.......!?" Ujar ku,
"Iyah mah..........!?" Balas nya,
"Ayoooo Tom.... pepek mama udah gatel nih.... hari ini kamu harus puasin mama ya .... entot pepek mama sepuas mu Tom..... ayoo aahhh........!?" Pinta ku dengan penuh nafsu,
Hari ini akan kuras habis sperma berondong muda ini, pikir ku dalalam hati, tangan ku pun mulai meremas batang kontol Tommy di balik celana nya itu, Tommy langsung memegang dagu ku dan mencium bibir ku dan melumat nya dengan penuh nafsu, Lidah nya menyelusuri rongga mulut ku dengan ganas seperti sedang kerasukan, Sementara kedua tangan nya bergerilya ke mana-mana, tangan kiri meremas-remas payudara ku dengan lembut sedangkan tangan kanan nya membelai permukaan lobang kemaluan ku,
Aku langsung pasrah di perlakukan anak muda itu sedemikian rupa hingga membuat ku mendesah dan menjerit kecil, Perlahan nafsu birahi ku kembali naik dan dorongan di dada ku semakin bertamabh kuat hingga membuat mulai terasa sesak......
Ternyata Tommy tidak bisa di remehkan dan tak perlu di ajari lagi soal bercinta mungkin karena dia sudah sering menonton film porno sehingga kini tinggal mempraktekan nya saja, Puas berciuman, Tommy melanjutkan sasaran nya ke kedua payudara ku,
Kedua puting susu ku yg belum pernag di hisap anak bayi, kini lagi di hisap oleh anak tiri ku tersebut dengan lembut, Kedua permukaan payudara ku di jilati hingga mengkilat, dan aku tidak banyak menjerit kecil ketika puting ku di gigit nya pelan tetapi mesra. Aduh... tak henti-henti nya aku mendesah dampak perlakuan Tommy itu,
Ciuman Tommy berlanjut ke perut, dan anak sambung ku tersebut pun berjongkok sedangkan aku tetap berdiri, Aku tahu apa yang bakal Tommy kerjakan dan ini ialah bagian di mana aku tidak jarang cepar orgasme, Yah,... aku sangat tak tahan bila kemaluan ku di oral seks.......
Tommy tersenyum sebentar ke arah ku, sebelum mulut nya menghirup permukaan lubang ku, Lidah nya juga menari-nari di liang vagina mama tiri nya ini, membuat ku melonjak laksana tersetrum, Kedua tangan ku terus memegangi kepala nya yg terbenam di selangkangan ku, ketika lidah nya menjilati klitoris ku dengan lembut,
Dan benar saja, tak lama lantas tubuh ku mengejang dengan hebat nya dan desahan ku semakin keras terdengar, Tommy tak peduli, anak tiri ku tersebut terus menjilati memek ku yg memuncratkan cairan-cairan kental ketika aku berorgasme barusan,
Aku yg keletihan setelah langsung mengarah ke tempat tidur dan istirahat terlentang, aku semakin yakin anak ini sudah pernah ML dengan wanita, itu terlihat dari cara nya menservice ku tadi,
Tommy tersenyum lagi, Anak tiri ku tersebut kini melucuti pakaian nya sendiri dan siap menyetubuhi ku dengan penis nya yg sudah tegang, Tommy bersiap memasukkan kontol nya ke lubang memek ku, dan aku menahan nya,
“Tunggu sayang, biar Mama kulum burung mu dulu ya.......??”
Tommy menurut, di sodorkan nya penis yg besar dan keras tersebut ke arah mulut ku yg langsung aku mengulum nya dengan penuh semangat, kontol anak tiri ku itu tersebut kini ku masukkan seluruh nya ke dalam mulut ku sedangkan Tommy mengelus rambut ku dengan rasa sayang, Batang nya yg keras ku jilati sampai mengkilap hingga membuat nya keenakan dan mata nya terlihat merem......
“Heegh… hhu… huoooooooh… enak terus ma....... !!”, Tommy melenguh saat batang nya ku kulum dan ku sedot kuat2,
Beberapa saat kemudian aku mengeluarkan batang yg sudah terlihat basah oleh liur itu dari mulut ku kemudian aku menggenggam nya dengan tangan ku sambil ku perhatikan ukuran nya yg cukup panjang dan besar,
“Wah... ternyata punya mu lebih panjang dari punya papa mu Tom... kamu jangan bikin kecewa mama hari ini ya..... kontol mu ini harus puasin pepek mama ya.......??" Ujar ku sambil berusaha untuk mengocok nya,
Perlahan batang milik tommy terasa makin membesar dan mengeras sehingga membuat ku semakin penasaran dan tak sabar untuk merasakan sodokan nya.
“Aayohhh Tom... masukiiinn yaacchhhh..........!?"” kata ku sesudah puas mengulum penis nya,
Anak tiri ku tersebut mengangguk, Penis nya segera d ttuntun nya mengarah ke lubang kemaluan ku yg sudah basah, Vagina ku yg basah kuyup mempermudah penis Tommy guna masuk ke dalam dengan mulus......
“Aaajkhhhhh.. Tomm......!!"
Aku mendesah ketika penis Tommy amblas dalam kemaluan ku, Tommy kemudian langsung menggenjot tubuh nya dengan cepat, kemudian berubah lambat namun pasti, Di perlakukan begitu kepala ku berputar-putar saking nikmat nya,
Apalagi Tommy seringkali tidak mempedulikan kepala penis nya menggesek-gesek keras di permukaan kemaluan ku sampai-sampai aku kegelian, Tommy mulai mengganas memompa, luar biasa anak ini bisa membuatk ku orgasme duluan,
Tapi anak tiri ku tersebut belum juga ejakulasi hingga membuat ku semakin penasaran dan bangga dengan keperksaan nya, aku yakin dia sudah biasa maen dengan cewek2 di luar sana, pikir ku
“Duh.... anak Ini memang perkasa, jauh Lebih hebat dari bapak nya, Ujar ku dalam hati,
Kami pun berganti posisi dan kini aku berada diatas tubuh nya yg sedang berbaring di atas ranjang, Tommy terlihat muai kewalahan menghadapi goyangan ku yg semakin liar tak terkendali, Aku terus menggoyangkan pinggul ku hingga tubuh ku terlonjak lonjak dengan hebat nya untuk menjangkau puncak kenikmatan,
Dengan berada di atas tubuh nya aku dapat mengatur sendiri irama genjotan tubuh ku dan berhasil membuat Tommy melenguh berkali kali karena merasakan kenikmatan yg luar biasa, akupun juga meraung raung sambil menggoyangkan pantat ku menahan keras nya batang kontol itu mengaduk aduk lobang zorgawi ku ini,
Dan ketika Tommy mendekap dengan erat, saat tersebut pula air mani anak tiri ku tersebut muncrat dalam liang kemaluan ku dengan deras nya, membuat aku kembali ikutan orgasme untuk yang kedua kali nya, Selangkangan ku sekarang sudah banjir tidak karuan bercampur aduk antara aif mani Tommy dengan cairan lendir ku sendiri,
Tommy seperti belum puas dan masih memeluk ku sambil melumat bibir ku dengan lembut, batang kontol itu begitu mudah tegak dan ngaceng kembali,
Kami terus bercinta hingga siang hari dan aku terus melayani nya, benar2 puas rasa nya lobang pepek ku ini sstelah 1 bulan lebih hampa dan haus, kita berdua bergulat, bertarung penuh gairah seakan tak ada bosan2 nya, aku bisa ketagihan sama kontol nya nih, kata ku dalam hati,
Sedang nikmat2 nya dia menyodok pepek ku, Aku terhentak kaget & berhenti ketika "Bagas" adik nya Tommy sudah kembali dari sekolah nya dan saat itu dia berdiri di depan pintu kamar yg terbuka, sejenak Bagas menatap ke arah ku yg lagi bugil di tunggangi Tommy kakak nya itu,
Aku yg sudah terbuai dalam kenikmatan, seakan mempersilakan Bagas menonton permainan mssum terlarang tapi nikmat ini, setelah aku dan Tommy klimaks bersamaan, kita berduapun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri, Tommy ada jadwal kuliah siang ini jadi dia harus pergi ke kampus......
"Makasih ya Tom.... udah puasin mama.... nanti malam kita lanjutkan lagi kalo papah mu udah tidur ya......!!'" Kata ku
"Sama2 mah.... pepek mama enak banget, Tommy jadi ketagihan nih........!!" Balas nya,
"Iyah.... kapan pun Tommy mau.... mama akan melayani mu ok......!!" Aku lalu mencium lembut bibir anak tiri ku itu,
Siang itu, 1 jam setelah Tommy berangkat ke kampus nya, timbul niat ku untuk menggoda si Bagas putra bungsu dari suami ku itu, alangkah nikmat nya jika aku bisa menikmati batang kontol berondong yg nasih duduk di kelaa 3 SMA itu juga, pikir ku......
Saat Bagas lagi duduk makan di meja makan, akupun menghampiri nya......
"Udah pulang sekolah ya Bagas......??" Sapa ku,
"Iyah ma.......??, balas nya,
"Eh.... tadi Bagas ngintip di kamar mama ya......??" Tanya ku,
"Eemmm ii...iiyyaaa mah..... mama tadi lg di kentot sama kak Tommy ya... eeemm.... mauu donk ma, kaya gitu......!?" Ujar nya,
"Emang kamu pernah ngerasain punya cewek ya......!?" Tanya ku penasaran,
"Emm.... sering kok ma, aku main sama pacar ku di sekolah....!!" Jawab nya polos,
"Oh ya.... jadi Bagas mau juga rasain memek mama nih.....!!"
"Mau donk mah.... boleh kan....!!"
"Tapi Bagas harus jaga rahasia ya... jgn sampai papah mu tau.....
Ya udah... habisin makan mu itu, mama tunggu di sofa ruang tamu ok.......!!"
"Iya mah........!!" Balas nya penuh semangat,
Beberapa saat kemudian aku melepas seluruh pakaian ku dan bertelanjang bulat di sofa menanti kedatangan Bagas putra bungsu dari suami ku itu, Saat Bagas datang & melihat aku yg sudah siap, Bagas pun langsung melepaskan pakaian sekolah nya dan menindih tubuh ku, ada sesuatu yg menarik buat aku adalah ukuran batang kontol nya itu, Wow......
Aku membayangkan bagaimana bila Kontol besar itu membetot lobang memek ku ini, Pasti gesekan nya terasa nikmat banget & akan Lebih terasa dari punya si Tommy kakak nya, rejeki sekali aku hari ini bisa menikmati dua kontol berondong muda.......
"Anu mu gede banget Bagas..... mama udah pengen nih.... di masukin langsung aja ya.......??" Pinta ku,
Tanpa di komando lagi si Bagas langsung mengarahkan ujung palkon nya ke belahan memek ku yg sudah basah sekali, mata ku mendelik saat batang kontol besar milik anak tiri ku itu menerobos masuk dan Bagas mulai menggenjotkan pantat nya naik turun dengan keras, sontak aku membalas dengan goyangan pantat ku yg tak kalah erotis mengimbangi kentotan nya, Aaakkghhhh........ Suara tepokan terdengar keras,
“Plokk.. Plokk.. Plokk.. Plokk......."
Begitu bernafsu nya Bagas memompa memek ku, hingga ruangan tamu rumah di ramaikan dengan suara-suara erangan, jeritan, desahan dari mulut ku dan Bagas,
“Aarrkkghhhhh... Aacchhh.. Aauuffhhhh.. Owwhhh... Tekaaann lebihh Dalam sayannkk... Aacchh..........!!” suara erangan ku menggema, kedua tangan nya sambil meremas-remas payudara ku,
“Yeaahh.. Yessshh.. Terusss aaaahh.. Ouuuhh.. aaacchhh......!!" Desahan ku makin liar,
kepala nya bersarang di payudara ku dan tubuh ku bergoyang-goyang akibat genjotan nya yg cepat yg dia lakukan, Dengan buas anak tiri ku itu mengisap pentil payudara ku yg kemerahan,
Kepala ku bergoyang ke kiri ke kanan, Rambut yg sebahu ku yg basah oleh keringat berkibar-kibar, aku benar-benar di buat keenakan, Kedua tangan ku memeluk punggung Bagas dengan kuat, di luar dugaan ku, anak tiri ku yg masih duduk di bangku SMA ini begitu pandai nya mengaduk2 lobang pepek wanita, kata ku dalam hati,
Tak sampai lima belas menit dalam posisi seperti itu, Tiba-tiba tubuh ku bergetar, Mulut ku meraung keras, tangan ku menekan keras pinggang nya Bagss, Tubuh ku yg basah oleh keringat berkelojotan, meluapkan orgasme ku ini,
“Aarrkkkhh... mamaaa sampaiii aaaahh.. Oouuhhhhh......!?" erang ku menjemput orgasme yg nikmat ini,
Kemudian kepala ku bertumpu ke dada Bagas, terasa lemas sendi2 tulang karena orgasme ku ini........
“Saya lanjuth yah mah.......!!" kata Bagas minta ijin melanjutkan ngentot nya, Soal nya orgasme nya belum datang,
“Iyaahh sayankkk Ooouuhhhh......!!" suara ku terdengar pelan,
Kemudian anak tiri ku itu kembali melanjutkan pekerjaan nya menyetubuhi ku, tubuh ku kembali berguncang guncang di kentot dengan ganas nya, gila... di usia semuda ini anak ini mahir banget mempermainkan kemaluan wanita,
“Terus sayangggg.. .. terussss ajahh.... aakkhhh.. Ouufffhh..... ..”
Tak sampai lima menit tubuh ku kembali bergairah, Pantat ku kembali bergerak-gerak dengan luwes membalas gerakan pinggul Bagas, aku tak mau hanya menjadi objek, aku membalikkan posisi, untuk kemudian menindih tubuh atletis Bagas yg ganteng yang lagi bersimbah keringat, Dengan penuh semangat aku mulai menggenjot pantat ku naik turun mengocok batang Kontol Bagas, memek ku yg basah oleh cairan lendir ku sendiri menambah lancar nya batang kontol itu masuk keluar lobang Zorgawi ku ini, aku menciumi bibir anak tiri ku yg ganteng itu dengan binal, Dari mulut nya pun keluar erangan-erangan......
“Urghh.. Urghh.. aaahh.... eennaakk memekkk mu Mah........!!” ucapan nya itu semakin membuat ku tersanjung dan makin liar pantat ku bergoyang,
Sergapan nafsu birahi ku tak dapat aku elakkan dan remasan lembut tangan lelaki muda pada buah dada ku melambungkan gairah seksual ku ini, Aku sudah melupakan siapa Bagas, yg aku tahu dia adalah lelaki muda yg siap memenuhi kebutuhan Sex ku, Ooww… aku tak menyangka Bagas begitu lihay melakukan serangan, sampai aku hampir tak percaya begitu perkasa nya batang kontol nya itu mengentoti lobang pepek wanita dewasa seperti aku ini,
”Aauuww…. Ssssshhh….… ooohh.. ammpuunn nikmaaaatt nyaa sayankkk aachhh.....…!!” desah ku merasakan nikmat nya keluar masuk kontol nya di memek ku,
Sebagai wanita dewasa yg telah berpengalaman menghadapi beberapa lelaki, kali aku di buat megap-megap menghadapi serangan pejantan muda ini…... hajaran batang kemaluan nya yg perkasa pada liang sanggama ku ini tak kenal ampun, membuat aku mengerang merintih bahkan menjerit setengah histeris, jujur belum pernah ada lelaki yg mengentoti pepek ku dengan durasi selama ini, hampir 1 jam remaja tanggung itu mengobok obok lobang pepek ku........... Dassyattt,
"Aakkuuu keuuaaarrrr Maahhhh......!! Teriak Bagas memuntah kan lendir putih nya memenuhi rongga vagina ku ini,
Permainan mesum terlarang pertama ku dengan Anak tiri ku ini terus berlanjut hingga sore hari, orgasme demi orgasme aku raih bersama nya, senyum kepuasan pun terpancar dari wajah ku, aku tak perlu jauh2 lagi keluar rumah untuk mencari kepuasan, sore itu aku tidur lemas tak berdaya.......
Sejak kejadian itu kini aku tidak lagi stress karena sudah mendapat pelampiasan dari anak2 tiri ku itu, sekaligus aku bisa melampiaskan nafsu ku yg sangar besar ini, Tak jarang pula saat suami ku lagi tak berada di rumah, Tommy dan Bagas kedua anak tiri ku itu aku ajak main bertiga, Satu malam penuh lobang pepek ku di kentot brrgantian oleh kakak beradik yg perkasa itu, tubuh ku benar2 kelelahan, lobang pepek ku seperti mau jebol saja di kentot bergantian dan dalam durasi yg lama pula, Uhffhhhh......
Hingga saat ini ulah mesum kami tidak di ketahui oleh suami, Dan tak lupa pula aku selalu meminum pil kontrasepsi, Ya... aku harus waspada agar jangan sampai aku hamil oleh benih2 kedua anak sambung ku itu karena hampir setiap hari tubuh ku di garap mrereka berdua....... Dasyat....!!
0 Komentar