Ayah kandung ku meninggal 2 tahun yg lalu, akhirnya mama ku menikah lagi dengan seorang laki-laki yg aku tahu usia nya lebih muda dari usia mama, Mama tampak bahagia sekali, Akupun ikut merasa senang melihat mama bahagia dan juga perlakuan ayah tiri ku ini sangat menyayangi keluarga, Segala kebutuhan kuliah ku di belikan,


Kami hanya tinggal bertiga di rumah peninggalan ayah ku yg lumayan besar ini, sehari2 mama sibuk di toko baru nya di dekat lokasi pasar di kota ini, sementara ayah tiri ku mempunyai bisnis jual beli kendaraan bekas yg sudah lama di geluti nya,


Pada suatu malam, mungkin menjelang subuh aku kebelet pipis, Aku keluar dari kamar dan menuju kamar mandi, Letak kamar mandi berada di belakang antara kamar ku dan kamar mama dan suami baru nya itu, 


Saat baru melewati kamar mereka tiba2 aku mendengar suara dari dalam kamar mama, Seperti orang mendesah, dan seperti terdengar jeritan2 kecil, Akupun merasa penasaran, dengan pelan2 aku mencari sesuatu untuk bisa mengintip nya, Tak ada celah sedikitpun, Akhirnya aku hanya mendengar suara2 desahan erotis itu, 

Aku rasa mereka sedang bercinta, kedengaran suara desah erotis mama dan suara ayah tiri ku dari dalam kamar......


"Oouuuwwhhh... terus paahh... Kencengiii lagiii aakghhhh........!!" Terdengar suara mama,


"Iya sayang... Tahaann dikittt... aaakkkhhh......!?"


Aku dekatkan telinga ku pada daun pintu agar terdengar lebih jelas,

Tidak berapa lama kemudian terdengar suara mama menjerit sangat erotis sekali,


"Paaaah...akuuuu... keluuaar...ssshhh.. aaaaahhhh... aaaawww.......!?" Suara mama,


Suara ranjang dan seperti nya ayah tiri ku terus menggenjot vagina mama ku itu dengan kencang nya......


Plookk.. plaakk... Plookkk.... Nyaring sekali terdengar......


"Akuuu mau keluarrr saayyyyaaanng... aakhhhhhh.......!?" 


Selanjut nya hening dan sepi, Aku kembali ke kamar, aku urungkan niat ku untuk ke kamar mandi, Aku tahan saja sampai subuh,

Aku jadi terngiang- ngiang suara mama dan ayah tiri ku itu mendesah2, Membuat diri ku gelisah, memek ku berdenyut2, Ufhh.... 

Aku menurunkan Cd ku lalu mengelus2 memek ku sendiri sambil membayangkan hal itu, akupun menuntaskan nafsu ku dengan masturbasi, colmek hingga dua kali aku dapat orgasme sendiri,


Oh ya... dari kelas 3 SMA aku sudah kehilangan keperawanan ku di rengut oleh pacar ku, di kampus aku juga kencan2 singkat dengan beberapa cowok, sudah tiga kali aku berganti pacar di kampus, dan ketiga cowok2 itu sudah pernah menikmati memek ku juga, aku tidak menjalin hubungan serius dengan mereka, aku masih ingin kuliah, Sex hanyalag pelampiasan ku saja jika lagi horny berat, 


Saat adzan subuh ku dengar pintu kamar mama terbuka dan terdengar suara air di kamar mandi, Aku bangun lalu keluar kamar, Sempat ku intip ke dalam kamar mama, Ayah tiri ku itu masih dalam keadaan tidur dengan keadaan telanjang bulat, Wow.... Nampak sekali batang kontol nya gede sekali padahal lagi lemes begitu, Ssssrrrr.... Gede banget pantas Mama sampe menjerit2 semalam,


"Udah bangun juga kamu Rini......!?". Tanya mama saat dia keluar dari kamar mandi, 


"Iya... Aku kebelet pipis nih mah.......!?" Kata ku,


Segera ku masuk kamar mandi dan teringat yg aku lihat tadi, Angan2 ku menerawang jauh, berandai-andai, menghayal, belum pernah aku merasakan batang kontol Segede milik ayah tiri ku itu, cowok2 yg pernah tidur dengan ku rata ukuran nya kecil dan belom berpengalaman memuaskan wanita,


"Sholat sekalian ya Rin........!?" Suara mama dari luar,


"Iya mah..........??" Jawab ku,


****


Kejadian malam itu terus ku ingat, Semakin penasaran diri ku bagaimana cara nya malam2 bisa mengintip mereka bercinta lagi, Akhirnya terbersit ide, bukankah jendela kamar mama berhadapan langsung ke arah taman belakang, aku dapatkan cara nya dan aku tunggu hingga malam saat mereka mulai bercinta,

Ku tunggu malam ini hingga jam 2, tidak ada tanda-tanda mereka bercinta, Bisa jadi malam ini mereka istirahat, Mungkin besok malam, pikir ku,


Aku putuskan untuk pergi tidur, keesokan malam nya, kembali ku tunggu, Saat lampu ruang tengah padam, berarti mereka masuk ke kamar untuk tidur, Agak lama aku tunggu, Hingga satu jam kemudian aku mulai mendengar desahan mama ku Dengan sangat hati2 aku buka pintu dan menuju pintu keluar yg ke arah taman,


Situasi cukup aman, Ku dekatkan diri pada jendela, Pas kebetulan ada celah sedikit diantara gorden yg tidak tertutup rapat, mata ku terbuka lebar, darah berdesir dan lutut ku seakan lemas, aku saksikan bagaimana mama dengan posisi terlentang dan kedua kaki nya di buka lebar-lebar, sedangkan ayah tiri ku menjilati selangkangan mama, Dari sini terdengar jelas suara desahan mama,


"Ssssshhh... aaahhh... Papaaah... Kenyot yg kenceeeeng.... yaaahh... Ooowhh... enaaak paaaahh

teruuuss... aaakkhhh.....!!" Jerit erotis mama,


Jantung ku berdetak lebih kencang,Tak mempercayai apa yg aku lihat, bagaimana ayah tiri ku memperlakukan mamah sedemikian rupa, Membuat mama merasakan kenikmatan, Berikut nya mama menjambak rambut ayah tiri ku dan menekan nya,


"Udaaah... Paaahh... udaaah... Akku

Ngak tahan lagiii.......??" Terdengar suara mama,


Ayah tiriku menyudahi jilatannya dan menindih mama, mereka saling berciuman dan berganti posisi, Mama yg sekarang menindih ayah tiri ku, Kembali aku terkaget dengan apa yg ku saksikan,


Mama mengulum batang ayah tiri ku yg hitam dan besar itu, Di jilati nya dan memainkan lidah nya pada batang kontol ayah tiri ku itu,

Lutut ku lemas seakan tak kuasa menahan diriku sendiri, Spontan saja tangan ku masuk ke dalam CD ku memegang pepek ku sendiri, Aku sampai merasakan kenikmatan orgasme ku sendiri,


Terakhir ku lihat mama duduk di atas badan ayah tiri ku itu dan menggoyangkan pinggul nya, setelah itu berbalik lagi ayah tiri ku itu menggenjot memek mama, Yg aku salut adalah durasi main nya yg cukup lama, aku membayangkan belum pernah aku di kentot durasi selama itu, paling lama cowok2 yg ML dengan ku bertahan 10 - 15 Menit udah muncrat duluan di atas perut ku,


Aku tak tahan lagi, Segera aku kembali ke kamar, Semakin terbayang bayang adegan tadi, Ku elus2 vagina ku, ternyata udah basah, Ku gesek dengan jari, Aku merasakan kenikmatan menjalar di seluruh tubuh... 


Nafas ku semakin cepat, Ku tutupi wajah ku dengan bantal, berikut nya aku menjerit dan mendesah panjang,

Inikah yg di rasakan mama saat vagina nya di jilat oleh ayah tiri ku itu, Tangan ku basah di karenakan cairan yg keluar dari liang vagina ku, aku lap dengan selimut, Kembali aku teringat, Tak bisa aku buang adegan hot itu, Hingga aku tertidur dan terjaga saat langit mulai terang......


Sudah beberapa malam aku menonton lewat jendela samping saat mama lagi di kentot okeh suami baru nya itu, aku benar2 jadi terobsesi dan berfantasi bisa merasakan batang besar nya itu, akhir nya aku nekad untuk menggoda ayah tiri ku itu jika mama lagi tak berada di rumah,


Seperti biasa sehari berikut nya, pagi2 sekali mama sudah berangkat ke toko nya, Sementara ayah tiri ku itu lagi duduk di sofa ruang tengah sambil menikmati kopi dan sebatang rokok, saat itu ayah tiri ku hanya mengenakan celana pendek tanpa memakai baju,

Aku segera melepaskan seluruh pakaian ku hingga bugil lalu melilit badan ku dengan sebuah handuk yg pendek, tentu saja paha mulus dan belahan dada ku bisa terlihat dengan jelas,


Aku keluar kamar dan berjalan santai lewat di depan nya, aku sengaja tak menegur nya tapi aku yakin dia melihat kemolekan tubuh dan paha ku yg putih mulus ini, aku sudah tak bisa menahan birahi ku ini,

Di dalam kamar mandipun aku masih berpikir dan membayangkan batang milik ayah tiri ku itu,


Setelah mandi, aku keluar juga tetap dengan badan ku terlilit handuk yg lumayan pendek itu, saat aku akan melewati ruangan itu, ayah tiri ku terlihat menatap tajam ke arah ku, dia menyapa ku......


"Rin.... Kamu kuliah pagi ini ya.......!?" 


"Ngak Yah... Nanti siang baru ke kampus.....!?" Jawab ku,


"Sini Rin.... Duduk disini......!?" Panggil nya, 

Deg.... 


Aku yakin beliau sudah terpancing dengan melihat tubuh mulus ku ini, namun aku tetap berusaha tenang, dengan penuh keberanian aku langsung duduk di samping nya.....


"Ada apa yah.....!?" Tanya ku berpura2,


"Hmm... Kamu habis mandi gini cantik dan harum sekali heheee, oh ya .. kamu udah punya pacar blom Rin....!?" Ucap nya sambil tangan nya menyentuh punggung ku,


"Emm... Udah tiga kali pacaran yah.... Tapi udah putus semua hihii......!?" Jawab ku polos sambil mencubit paha nya,


"Tiga kali pacaran, udah bisa apa aja Rin hehee.......!?" Tanya nya,


"Eee.... Udah bisa apa yah hihiii....!?" Balas ku,


"Udah pernah pegangin punya nya cowok blom.....!?" Kata nya begitu dengan tiba2 ayah tiri ku meraih tangan ku dan mengarah kan ke selangkangan nya itu, otomatis tangan ku menyentuh rudal nya yg ku idam2 kan selama ini,


"Iiihhh yah... Gede banget aaahhh .....!?"


"Emang punya pacar mu kecil2 ya hehee ....??"


Aku hanya menganggukkan kepala, wajah ku memerah tapi pandangan mata ku tetap ke selangkangan nya itu, ternyata beliau tidak memakai CD, hanya celana kain pendek tipis,


"Pegang aja kalo mau Rin.....!?" Kata nya,


Dengan sedikit malu2 aku mengenggam nya dengan tangan ku, Tanpa penolakan sedikitpun dari ku, Uh... gede banget, pantes aja mama selalu menjerit di malam hari, pikir ku,


Ayah tiri ku itu memeluk ku, Rangkulan nya begitu kuat melingkari bahu ku, Sejujur nya aku mendambakan lelaki suami mama ku ini menyentuh, memeluk dan membelai seluruh jiwa ku, Aku merindukan nya selama ini, ciuman nya semakin menjalari leher ku.....


"Rin... Kamu mau merasakan ini.....??" Bisik nya di telinga ku,


Aku diam saja, saat itu Kami sudah dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun, Aku tak dapat memungkiri Belaian tangan nya yg menyusuri setiap lekuk tubuh ku, membuat ku tak berdaya, Yaaa...aku memang menginginkan hal ini,


"Oooowwhhh.........."


Kembali desahan nafas ku saat aku berada dalam pangkuan nya, Payudara ku menjadi sasaran bibir dan lidah nya,


"Lakukan yah... Lakukan untuk ku........!!" Pinta ku,


Dia lalu membaringkan badan ku di sofa dan di rebahkan nya tubuh ku, Sedangkan dirinya tepat berada diatas ku. Kumis nya seakan menusuk pori2 kulit ku, Membuat aku semakin bergairah... tubuh ku bergelinjang, Tangan ku mencari2 batang keperkasaan nya itu, Setelah aku dapatkan, ku rasakan betapa besar dan keras nya.


"Hhhmmmm.. keras banget sih yah.......??"


Bisik ku pada telinga nya,


"Kamu pasti suka Rin.......!!" Bisik nya,


Aku tersentak sejenak saat jemari nya mendarat pada bibir vagina ku, Di remas nya dan di selipkan saru jari kedalam lubang vagina ku......


"Uugghhnnghh........."


Tiba2 ku rasakan kumis tebal nya telah menusuk2 bibir vagina ku......


"Aaaawww... pelaaann... kumis nya tajam yah... ssssshhh... aaahhh......!?" Jerit ku,


Bukan saja kumis nya, Lidah nya juga ikut menyeruak belahan vagina ku di sertai dengan isapan2 pada area kelentit itiel ku, lobang pepek ku yg sudah mulai basah mengeluarkan suara2 saat bibir nya mengisap vagina dan pangkal paha ku, Tubuh ku terangkat untuk kesekian kali menerima serangan bibir dan lidah nya,


Aku membiarkan dia kembali menindih ku, Aku tidak mau tergesa-gesa memulai permainan ini, Ku tarik badan nya, sehingga kini dia menduduki dada ku, sedangkan kontol nya yg coklat kemerahan itu aku jepit diantara payudara ku, dia menyeringai kenikmatan dan selanjut nya aku tarik kontol nya dan aku isap serta menjilati palkon nya,


"Rin... oooowwwhhh... kenyal sekali tetek mu... hhhmmmm........!?" Puji nya,


"Oowwhh... Masukin yah aacchhh.........!!" Rengek ku,


Dia hanya tersenyum kemudian menarik kontol nya, Selanjut nya dia arahkan palkon nya menuju lobang pepek ku, Perlahan sedikit demi sedikit masuk dengan aku imbangi dengan goyangan pinggul ku akhirnya kontol besar itu telah tertanam dalam vagina ku, Aku menjerit merasakan saat telah mentok berada di dalam hingga ke dasar rahim ku,


Bagaimanapun juga, ini kali pertama batang kontol berukuran besar masuk ke liang vagina ku, punya cowok2 yg pernah meniduri aku tak ada yg sebesar milik ayah tiri ku ini,


"Aaaaaawww...periiih yah... pelaaannn... aakkkhhhh.........!?" Jerit ku,


"Rapet sekali pepek mu Rin..... beda sama punya mama mu .....!?" Puji nya,


"Iyaaa... pelan pelaan aakkhhh.........!!" Desah ku,


Ayah tiri ku itu mulai menggoyangkan pinggul nya maju-mundur, Terasa sesak sekali terasa di vagina ku, Awalnya perih, lambat laun hal itu hilang dengan sendiri nya berganti erangan suatu kenikmatan yg aku idam2 kan, aku imbangi dengan gerakan pinggul ku,


"Enaakkan Riinn......!?"


"Sudah lancar yah ... Kencengiiinn. Aaauuffhhhhh.......!!" Sahut ku penuh nafsu,


Benar nikmat di sekujur tubuh, aku tak peduli lagi sudah meminjam kontol laki2 ini yg seharus nya jadi milik mamah ku saja, tumbukan keras batang kontol nya di dasar vagina ku membuat aku lebih cepat mendapatkan orgasme pertama ku ini......


Aaarrrkkghhhhhh.......


Tubuh ku bergetar hebat baru 5 menit saja aku sudah orgasme duluan, lalu Aku dorong tubuh nya hingga kontol nya terlepas dan kini aku dalam posisi nungging, dia berada di belakang ku segera saja mengarahkan kontol nya dan... Ssleeep.... Cleepp

kembali batang kontol nya merangsek masuk, Gerakan nya cepat maju mundur dan aku imbangi dengan goyangan pinggul ku, Akupun merasakan hal yg lebih nikmat dengan posisi ini, Di tepuk nya pantat ku, sesekali di remas nya,


"Aauuhhh.... Sssshhh... Aaacchhhh.........!!"


Hujaman kontol nya kencang membuat aku merasakan klimaks semakin dekat, gila baru 10 menit kedua aku di buat nya meregang hebat, yg pada akhirnya tubuh ku tak kuasa menahan, tubuh ku tengkurap, dia masih terus menghujani liang vagina ku dari belakang, Aku miringkan sedikit tubuh ku Dengan posisi ini jepitan vagina ku semakin rapat........


"Aaaaaawwwhhhh......."


Di barengi dengan tubuh ku yg mengejang, dia kembali membalikan tubuh ku terlentang, dengan ganas nya ayah tiri ku ini kembali memompa lobang pepek, tubuh ku terguncang2 hebat, tangan mencengkram ujung sofa menahan gempuran nya, orgasme demi orgasme aku dapat beruntun, 


"Masiihh kuuattt Riinnn.....!?" Ucap nya sambil terus menggenjot ku,


"Teruussiiin ajaa yahhh uughhhh......!?" Ujar ku bergairah,


Suami kedua dari mama ku ini begitu perkasa nya menggenjot pepek ku dan Pada sentakkan terakhir, aku rasakan hangat nya semburan lendir kental nya, hangat menyembur di dalam relung2 memek ku,

Badan nya roboh di atas menindih ku, Nafas nya ayah sambung ku itu begitu cepat & keringat kami bercampur jadi satu,


"Uhh... betapa nikmat nya memek mu Riinn........!!" Puji nya,


Tubuh nya masih tergolek lemas di atas ku, itulah pertama kali nya aku bercinta dengan suami kedua mama ku ini, hari itu hingga 5 kali dia menggali lobang memek ku dengan rakus nya, benar2 kelelahan namun rasa puas begitu dominan yg aku rasakan,


Hari2 berikut nya saat kesempatan itu datang, kami selalu mereguk bersama kenikmatan saat rumah sepi, Hingga mencoba dengan situasi berbeda-beda, Kamar mandi ataupun di dapur kami melakukan nya, syukur nya hubungan gelap ku dengan laki2 yg juga ayah sambung ku ini tak pernah ketahuan oleh mama ku, untuk tidak sampai di curigai, aku juga berpacaran dengan kakak tingkat ku di kampus,


Setahun berselang, setelah wisuda, aku di lamar oleh pacar ku itu, akupun resmi menikah, syukur nya suami ku tidak mempersoalkan tentang ketidak perawanan ku, dia sangat menyangi ku, 


Soal di ranjang memang suami ku tidak terlalu memuaskan tapi aku tetap menyayangi juga, tiga bulan setelah menikah, diam2 aku kembali menjalin hubungan lama dengan suami mama ku yg juga ayah sambung ku itu, di pikiran ku hanya untuk mencari kepuasan sex bersama nya, 


Jika suami ku lagi keluar kota beberapa hari untuk kerjaan nya, akupun menelpon ayah sambung ku itu untuk mau datang ke rumah ku,  

Aku benar2 terpuaskan oleh suami kedua mama ku itu, seharian seperti tak ada puas2 nya kami ngentot, bahkan pernah dia mengentoti pepek ku berulang2 hingga 7 kali, benar2 luar biasa stamina nya, dan sebagai akibat nya berselang 3 bulan kemudian aku positif hamil, Aku tidak tahu apakah benih ini, benih suami ku ataukah benih dari ayah tiri ku itu, rahasia ini tetap ku simpan rapat2 hingga saat ini...........



(Tamat)

...