Memek mamah yang bersih tanpa bulu membuatku semakin bernafsu. Kudekatkan mulutku ke memek mamah dan langsung menyusuri setiap bagian memek mamah, memeknya sangat harum sekali karena ia rajin merawat memeknya meskipun sudah berumur tiga puluhan. Ku mulai menjulurkan lidahku ke klitorisnya, ku jilat-jilat memek mamah, ku lihat tubuh mamah mulai menggeliat nikmat karena jilatanku.
Ku berpindah ke bagian atas tubuh mamah dan mulai meremas kedua payudara milik mamah, payudara mamah yang montok dan putingnya yang berwarna kecoklatan membuatku semakin bernafsu. Ku hisap payudara mama seperti aku menete waktu bayi dulu.
Kontol ku sudah sangat keras sekali, tanpa berpikir lama ku mulai membenamkan kepala kontol ku ke memek mamah, karena memek mamah yang sudah becek tidak sulit untuk memasukan kontol ku. Memek mamah nikmat sekali masih sangat rapat dan hangat meskipun sudah melahirkan 5 orang anak.
Mamah masih tidak sadarkan diri, akupun mulai menggejot tubuh mamah, keringat keluar dari tubuhku karena sangat bernafsu melakukan hal yang tidak wajar ini.
Sambil menggenjot tubuh mamah, ku ciumi leher mamah hingga ke bibirnya ku kecup meskipun tidak ada balasan dari mamah karena masih tidak sadarkan diri.
"Emmhh"
Kumendengar mamah melenguh pelan dan ku rasakan memeknya mengeluarkan cairan kenikmatan yang hangat hingga kontolku dapat merasakannya. Ternyata mamah sudah orgasme karena kontolku yang perkasa ini.
Akupun semakin bernafsu menghujamkan seluruh batang kontolku ke memeknya, kupercepat genjotanku, tubuh mamah yang masih terikat tali terguncang-guncang di kasur karena genjotanku.
15 menit kemudian aku sudah tidak tahan lagi karena gesekan memek mamah yang nikmat ini, aku merasakan puncak kenikmatan dari persetubuhan dengan mamahku sendiri dan akhirnya
"Croott croott croott"
Aku tidak bisa menahan sperma yang keluar dari kontolku, aku telah menyemprotkan cairan orgasmeku ke rahim mamah yang merupakan tempat aku dilahirkan dulu.
"Anjir lupa malah crot didalem, gimana kalo mamah hamil sama gw, ah masa bodo gimana nanti aja"
Sudah puas menyetubuhi mamah, akhirnya ku lepaskan semua ikatan di kaki dan tangan mamah, ku pakaikan mamah bajunya kembali, mamah masih belum sadarkan diri karena pengaruh obat bius tersebut.
Ku ambil hp yg kupasang untuk merekam kegiatan ku tadi, adegan saat aku menyetubuhi mamah sangat luar biasa, gerakanku saat menggenjot mamah sudah seperti bintang bokep profesional saja.
Akupun bergegas ke kamarku dan ingin tidur karena lelah seharian ini sudah bersetubuh dengan beberapa wanita di keluarga ku.
Sungguh hari yang luar biasa bisa merasakan memek kakak-kakakku dan mamaku.
"Tok tok tok"
Saat aku mulai memejamkan mata, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarku.
Aku bangun dan berjalan ke arah pintu, saat pintu ku buka ternyata itu mamah.
"Hah mamah ? Ko udah bangun ?" aku kaget karena seharusnya mamah belum bangun karena pengaruh obat perangsang itu.
"Kenapa Anto ? Kamu pasti kaget ya mamah udah bangun ?" kata mamah sambil tersenyum genit padaku
"Sebenernya mamah udah tau apa yang semua kamu lakukan tadi pada mamah, mamah engga minum air putih yang kamu kasih tadi, karena mamah tau air itu udah dikasih obat perangsang sama kamu. Karena mamah tau rencana kamu akhirnya mamah pura-pura tidur tadi hihi"
"Apa ? Mamah tadi pura-pura tidur ?"
"Iya mamah tadi pura-pura tidur dan menikmati hujaman kontol Anto ke memek mamah, ternyata kontol kamu besar banget ya lebih besar dari punya papah" kata mamah dengan senyum genitnya sambil mengelus-ngelus kontolku dari luar celana.
"Maafin Anto ya mah. Terus ko mamah ga marah Anto entotin mamah ? Padahal kan Anto anak kandung mamah ?"
Mamah mendekat ke arahku dan mendorongku ke ranjang lalu berbisik di telingaku
"Karena udah lama mamah ga ngerasain kontol semenjak papah kamu ditangkap, akhirnya mamah berpikir daripada mamah nyewa gigolo buat muasin nafsu mamah, mending mamah sama anak mamah sendiri aja gratis hihi, dan mamah ga nyangka kamu bisa muasin mamah sampe mamah orgasme tadi".
Tak kusangka ternyata mamah menikmati apa yang kulakukan tadi terhadapnya, ku kira dia bakal marah karena sudah aku entotin, ternyata dia malah sengaja pura-pura tidur menikmati hujaman kontolku.
"Anto"
"Iya mah"
Mamah menatap mataku sayu, lalu perlahan ia mendekatkan bibirnya ke bibirku. Bibirnya yang basah mulai menempel dengan bibirku. Aku mulai membalas ciumannya dan lidah kamipun saling beradu. Tangan ku mulai nakal meraba-raba ke bagian dada mamah, langsung ku remas-remas payudara mamah sambil tetap berciuman dengannya.
Ciuman mamah semakin panas terhadapku, mamah yang sudah berpengalaman tentu lebih jago dariku. Retseleting celanaku dibukanya dan kontolku yang sudah tegang maksimal langsung mencuat keluar. Mamah melepaskan ciumannya dan langsung mengarahkan mulutnya ke kepala kontolku. Diciuminya kepala kontolku lalu dijilat dengan lidahnya yang basah, aku geli sekali saat ujung kepala kontolku dijilat oleh mamah dan semakin membuat kontolku tegang dengan urat-urat di batangnya.
Mamah mulai menjilati seluruh batang kontolku dan tak lupa dia juga menyapu bersih kedua buah zakarku.
"Ahhh enak banget mahh"
Aku merasakan kenikmatan yang tiada tara saat mamah mulai memasukan kontolku ke mulutnya dan kepalanya mulai naik turun.
Air liur mamah sampai menetes saat menyepong kontolku, mamah memasukan kontolku hingga mentok ke tenggorokannya. Sungguh nikmat sekali sepongan mamah. Sampai aku tak bisa menahan lagi dan akhirnya croott croot croott spermaku menyembur didalam mulut mamah.
Mamah menelan seluruh spermaku dan diakhiri dengan menjilati seluruh batang kontolku membersihkan sisa sperma yang ada dikontolku.
"Gimana sayang enak engga sepongan mamah ?"
"Enak banget mah, mamah udah pengalaman banget ya"
"Iya dong papah kamu aja gabisa tahan kalo udah disepong sama mamah hihi"
"Oh iya mah, ada sesuatu yang mau aku omongin ke mamah"
"Apa itu sayang omongin aja" kata mamah
"Tadi waktu aku nemenin papah di persidangan, papah bilang ke aku kalo ternyata dia punya harta cadangan yang disembunyiin diruang bawah tanah dirumah kita. Tadi anto udah kesana dan menemukan beberapa harta papah disana mah, jadi kata papah semua harta itu untuk mencukupi kehidupan keluarga kita. Dan juga papah ngenalin aku sama mamah Suci, tadi aku sempet nganterin dia juga ke rumahnya"
"Oh kamu udah tau sama mamah Suci, yaudah gapapa tapi kamu jangan sampai ngentot sama dia ya mamah ga rela, cukup papah kamu aja ngentot sama dia tapi kamu jangan"
Aku mengerti perasaan mamah, pasti dia masih benci terhadap mamah suci, akupun mengangguk pura-pura setuju saja. Padahal aku sudah berniat untuk bisa bersetubuh sama mamah Suci dan ketiga anaknya dengan senjata dari papah yaitu obat perangsang yang kutemukan diruang bawah tanah tadi.
"Iya mah aku janji ga bakal ngentot sama mamah suci ko, aku cuma mau ngentot sama mamah aja" kataku sambil memeluk mamah dengan hangat layaknya seorang anak kepada ibunya
"Yasudah kamu mandi dulu gih sana, udah bau asem nih karena keringatan tadi"
"Oke mah aku mandi dulu yaa"
Akupun menuju ke kamar mandi dan mulai bergegas untuk membersihkan seluruh tubuhku.
Selesai mandi aku langsung tidur dikamarku, aku tak sempat memakai baju terlebih dahulu tetapi masih mengenakan handuk dan langsung rebahan dikasurku yang empuk dan tak terasa akupun terlelap.
Hingga akhirnya aku merasakan sesuatu saat aku tertidur.
0 Komentar