CEWEK BINAL PART 7

 

-POV Rozak-




Sudah 2 Tahun lebih sejak terakhir aku merasakan pelukan ini. Novi cewek pertama yang ngenalin aku sama yang namanya seks, walaupun kita gak pernah berhubungan intim. Hanya sekedar HJ dan BJ aja saat pacaran. Namun entah kenapa dia selalu bikin aku nyaman waktu deket sama dia. Kami putus saat aku sudah lulus sekolah dan kerja di Jakarta, sejak saat itu aku sudah gak ada kontak sama dia, sampai akhirnya takdir kembali mempertemukan kami. Dan aku merasakan rasa itu masih ada, rasa sayangku untuknya. Walau tak bisa aku pungkiri kini aku juga tidak mau kehilangan yanti.




“emm zak udah lepasin.” Pintanya sambil melepaskan ciumanku..




“kenapa nov? aku kangen sama kamu. Aku rindu masa lalu kita yang dulu.”




“ini salah zak, aku sekarang udah gak kayak dulu. Aku mau jadi wanita baik baik.” Novi menatap penuh arti kewajahku. Saat itu aku tau dia juga ingin aku berubah dan menjadi laki laki yang baik. Aku tau dia juga masih menyimpan rasa cinta padaku.




“maaf nov, aku salah karna melakukan itu.”




“jangan diulangi lagi zak, kita bukan abg lagi. Aku mau hubungan yang sehat. Aku juga minta maaf karna dulu aku yang ngajarin kayak gitu.” Novi menggenggam tanganku dan hal itu membuatku menyesali perbuatanku tadi. Dia tersenyum tulus padaku dan meyakinkanku agar berubah.




“iya nov, kita sama sama salah. Aku sebagai laki laki gak bisa jaga kamu dengan baik. Aku akan berubah dan gak akan bersikap buruk lagi.” Aku membalas senyumanya dan bertekad dalam hatiku untuk berubah menjadi laki laki yang baik. Sudah cukup jauh aku melangkah dalam jurang hitam ini. Aku harus berusaha meraih cahaya agar hidupku lebih baik.




“Iya zak, aku harap itu bukan sekedar kata kata manis, kamu harus bisa melakukanya. Udah masuk waktu dzuhur nih, kita sholat dlu yuk.” Novi mengajakku untuk sholat berjamah.. Setelah menunaikan ibadah kami pergi untuk makan siang dan mencari penginapan untuk novi. Awalnya aku ingin mengajaknya menginap dikosku, namun novi sekarang sudah berubah dan hal itu bukan membuatku menyesal malah membuatku berfikir bahwa aku harusnya juga bisa berubah. Melangkah kejalan yang baik, tidak terpuruk dalam jerat hitam ini.. Setelah berkeliling ke beberapa penginapan akhirnya ada yang cocok dan lokasinya cukup strategis dekat kota.




“makasih zak udah nganterin cari penginapan. Aku mau istirahat dulu, ntar malem temenin aku belanja sama jalan jalan ya.” Pinta novi kepadaku sambil tersenyum.. Aku sangat senang hubungan kami kembali akrab.




“iya nov, ntar malem aku jemput jam 7 ya. Aku pamit dulu kalau gitu ya . Assalamuallaikum” aku membalas senyumnya dan mengucap salam kemudian pergi meninggalkan tempat penginapan itu kembali ke kosku.




Sampai dikos aku melihat hpku dan ada beberapa pesan masuk dari yanti.




“sayang sore ini kita balik. Nanti jemput aku ya.” Akupun membalas chat dari yanti.




“iya sayang nanti aku jemput ditempat kemarin waktu berangkat ya. Maaf banget aku gak jadi nyusul karna banyak tugas.” Selang beberapa menit yanti membalas chatku.




“iya gakpapa sayang.,, makasih ya.. see you.”




“iya sayang see you too.”




Rasanya aku merasa bersalah pada yanti karna sudah memasukkanya dalam jurang hitam ini. Aku ingin berubah menjadi lebih baik, aku akan akhiri permainan ini, aku gak mau yanti terjerumus lebih dalam.




POV Yanti -

Setelah kembali dari curug aku langsung menuju ke kamar untuk mandi dan ganti pakaian, setelah itu aku mengemasi barang barangku karna sore ini kami akan pulang. Aku masih tidak menyangka 2 hari disini aku mendapatkan pengalaman seks yang belum pernah aku alami sebelumnya dan membuatku semakin mudah untuk horny karna hal itu. Aku tak tau kenapa tubuhku begitu mudah terangsang dan sulit menolak ajakan lelaki yang mendekatiku. Saat aku sudah selesai berkemas entah kapan datangnya hadi langsung mendekapku dari belakang. Dia lalu menarikku ke tempat tidur..




“Yanti satu ronde lagi ya sebelum pulang.” Bujuk hadi kepadaku




“Aku udah capek mas semalem sama tadi pagi udah dientot terus.” Balasku berusaha menolak.




“Ayolah , kan habis ini kita bakal pisah. Aku mulai minggu depan juga ada kerjaan diluar kota.Pasti bakal kangen sama tubuh kamu yang montok ini.” Ucap mas hadi sambil meremas toketku. Aku benar benar jadi terangsang dengan ucapanya itu..




“ahh jangan diremas kenceng kenceng mas, emm iya deh skali aja yahh.”




“iya sayang,, aku lepasin baju kamu ya..” kemudian mas hadi melepaskan semua pakaianku.. Aku langsung membuka pahaku. Tanpa kuduga dia langsung mengarahkan lidahnya dilubang vaginaku dan dia memainkan lidahnya sampai menyentuh klitorisku..




“aaahhh geli mas,, lidah kamu nakal yahhh, aahh.” Aku sangat terangsang dengan permainan lidah mas hadi.. emm ini pertama kalinya aku merasakan hal ini.. Setelah puas memainkan klitorisku dengan lidahnya mas hadi memintaku untuk mengoral kontolnya..




“yanti tolong emutin donk..” ucapnya sambil menunjuk kearah kontolnya.




“emm enggak ah mas,, rasanya aneh.. tadi kalau gak dipaksa mas anton juga aku gak mau..” aku berusaha menolaknya.




“ayolah coba lagi pasti nanti kamu akan terbiasa yan, please yaa.. sebentar aja deh.” Mas hadi terus berusaha merayuku.. dan setelah beberapa kali menolak akhirnya aku mau mengikuti permainanya..




“hmm iya deh tapi bentar aja ya mas.” Aku menggenggam kontolnya dan perlahan lahan kubuka mulutku.. Kutatap kontol yang berurat itu begitu dekat diwajahku dan langsung kumasukkan kedalam mulutku.. Kujilati kontolnya perlahan, rasanya aneh kayak sossis tapi lebih keras tapi rasanya gak kayak sosis. Hmm namanya juga kontol ya bukan sosis. Setelah itu aku sepong keluar masuk dalam mulutku dengan tempo perlahan. Kulihat ekspresi mas hadi begitu menikmati seponganku..




“aahh terus yan,, enak banget disepong kayak gini.. kamu pinter banget yah..” mas hadi memujiku karna hal itu.




Slurp slurp slurp hanya suara itu yang terdengar saat kontolnya keluar masuk dalam mulutku.. Setelah 5 menit aku mengoral kontolnya aku merasa capek dan mau udahan aja..




“aahh udah mas,, capek aku nyepongin gini terus..” ucapku padanya.




“iya deh sekarang pake memek kamu aja yah..” dia langsung menyuruhku terlentang dan segera kubuka kedua pahaku. Mas hadi langsung memposisikan kontolnya didepan lubang vaginaku dan dengan sekali hentakan. Ahhhh kontol itu masuk seluruhnya dalam vaginaku….




“aaahhh enak banget mas,,, aaahh genjot terus mas..” aku mulai merancau gak karuan




“aahh kamu emang wanita nakal yahh,, rasain nih kontolku..” mas hadi mempercepat penetrasinya dan tubuhku berguncang seirama dengan genjotanya…




“aaaaaahhhhhh teruuuss maasss aaahhhh ouuuuuhhhhh aaaaaahhhhhhhh.” Tangan jail mas hadi juga tidak tinggal diam, diremasnya kedua toketku bergantian dan jarinya bermain dengan putingku , rasanya benar benar nikmat.. aku malah gak mau semua ini berakhir..




Plok plok pplok suara pertemuan kedua kelamin kami terdengar cukup keras.. Mas hadi juga sesekali menampar toketku, rasanya cukup perih namun entah kenapa hal itu membuatku semakin terangsang.. Aku semakin mendesah gak karuan karna hal itu . Dan aku merasakan akan mencapai orgasmeku yang pertama….




“aaaaaaaaaaaaaaaaaaahhh ooouuuuuhhhh masss aaaaaahhhh niikkmmaat aaaaahhhhhhhhh oouuuuuuhhhhhh aaaaaaaaahhhhh…” aku mendesah panjang saat mencapai orgasmeku.. nafasku menjadi tak beraturan karna hal itu… Setelah aku mencapai orgasme mas hadi menghentikan penetrasinya..




“kok berhenti mas? Mas hadi kan belum sampe keluar?”




“ganti posisi sayang,, sekarang kamu yang diatas ya..” pinta mas hadi padaku. Dia menyuruhku untuk melakukan posisi WOT. Dia berbaring ditempat tidur dan aku langsung berjongkok diatas kontolnya.. Kupegang batang kontolnya dan perlahan lahan aku masukkan dalam vaginaku…




“aaaaaahhhhh masss,, enak mass…”




“apanya yang enak sayangku?” tanya mas hadi kepadaku..




“kontol kamu enak mas,, aaaahhhh rasanya dalam banget.” Dengan posisi ini kontol mas hadi dapat masuk lebih dalam di vaginaku…




“iya aahh goyangin pinggul kamu yan..” pinta mas hadi.. aku langsung menuruti perintahnya.. Benar benar nikmat melakukan hubungan seks dalam posisi ini…




“aaaaahhh masss ouuuuuhhhh aaaahhhh aaaaahhhhh” plok plok plok




“aaahhh nikmat banget memek kamu yanti.. aahh aku mau nyampe yan..” kurasakan kontol mas hadi mulai berkedut tanda kalau dia akan mengeluarkan pejunya..




“aaaahhh mass iyahhh aku juga masss,, tunggu bentar aaaahhhh keluarin bareng.. aaaaaaaaaaaaahhhhhhhh ouuuuhhhhh….”




Croot crooot croooot semburan peju mas hadi terasa hangat dalam vaginaku seiring orgasme yang aku alami.. cairan cinta kami meleleh keluar saat mas hadi mencabut kontolnya… Aku langsung tiduran disampingnya karna badanku begitu lemas setelah 2x orgasme ..




“Mas aku tidur bentar ya nanti bangunin kalau mau balik..” pintaku pada mas hadi.




“Iya yanti nanti aku bangunin, aku mau bersihin kontolku dulu nih,, nikmat banget main sama kamu.” Balasnya sambil tersenyum padaku.. Mas hadi langsung bangkit dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi. Aku langsung menutup mataku dan tertidur lelap.




Entah berapa lama aku tertidur kurasakan ada tangan yang membangunkanku dan berbisik kepadaku..




“yanti bangun sayang, kita udah mau balik nih..” bisiknya didekat telingaku..Aku mencoba membuka mataku perlahan…Kulihat mas hadi ada di sampingku..




“Iya mas,, aku mau ke kamar mandi dulu deh buat mandi.”




“iya aku tunggu dibawah ya. Aku bawain tas kamu turun ya.”




“iya mas makasih ya..” mas hadi meninggalkan kamar dan menuju kelantai bawah. Aku bergegas menuju kamar mandi.. Setelah mandi sekitar 10 menit aku keluar dari kamar mandi mengenakan handukku dan aku baru ingat kalau semua pakaian ganti sudah aku masukkan dalam tas, dan pakaian yang kupakai tadi sebelum ngentot dengan mas hadi juga sudah dimasukkan dalam tas.. Yang kulihat hanya sepasang pakaian dalam diatas tempat tidur.. Dengan terpaksa aku memakainya dan kembali mengenakan handuk untuk menutupi bagian bawah tubuhku, namun bagian atas aku hanya mengenakan bra.. Aku turun kebawah dan kulihat ada mas hadi lalu riki dan indah. Mas anton dan mas rian gak kelihatan sama sekali..




“Wihh yanti menggoda banget pakaianya hahaha.”Ledek riki kepadaku dengan tawanya




“Iya nih kemarin brangkat pakai hijab ini pulang cuma pakai handuk sama daleman doank.”Indah menambahkan.. Aku jadi malu karna hal itu.




“Iya pakaianku sudah didalem tas semua aku lupa ngambil pakaian ganti tadi. Tasnya dimana mas aku mau ambil pakaian dulu” tanyaku pada mas hadi.




“Udah dimobil yan, sekalian ganti dimobil aja ya. Takut kemaleman sampe rumah.” Balas mas hadi padaku




“Hmm yaudah deh.. ayo langsung jalan aja mas.” Jawabku pasrah.. Lagian mobilnya Cuma didepan villa jadi gak ada yang lihat juga kalau aku keluar cuma pakai kayak gini.. Mobilpun melaju dan kali ini riki yang menyetir ditemani indah didepan, sementara aku dan mas hadi dikursi belakang. Aku segera membuka tasku dan mencari baju ganti untuk kupakai..Setelah perjalanan 2 jam akhirnya kami sampai juga dan aku juga udah chat mas rozak untuk menjemputku.. Dan benar saja dia sudah menunggu ditempat kami janjian.. Akupun pamitan kepada mas hadi, riki dan indah.




“Aku duluan ya mas.”




“Iya yanti makasih ya.” Mas hadi menjawabku sambil tersenyum kemudian mereka segera memacu mobil meninggalkan aku. Kemudian aku menyeberang jalan untuk menghampiri mas rozak.




“Assalamuallaikum mas rozak.Udah nunggu lama disini?”




“Wa’alaikumsalam dek, baru 5 menitan sih. Gimana liburanya asik gak?”




“Iya asik sih tapi gak ada kamu jadi ada yang kurang mas hehehe.” Aku sedikit merayu mas rozak, aku memang rindu padanya walaupun baru 2 hari gak ketemu..




“Hmm kamu bisa aja, yaudah yuk naik..”




Aku langsung naik keatas motor dan kami kembali menuju kosku. Aku sedikit heran kenapa saat aku ingin mengajak mas rozak ke kosnya dia bilang sebaiknya aku ke kosku aja untuk istirahat.. Padahal dia biasanya suka kalau aku nginep dikosnya.. Tapi ya mungkin dia khawatir kalau aku kecapekan, apalagi besok aku udah masuk kerja lagi..




Malam harinya aku bersantai dikos sambil tiduran dan bermain Hp. Tak terasa dua hari yang begitu liar sudah kulewati. Aku tidak menyangka liburanku divilla menjadi pengalaman seks yang begitu luar biasa bagiku. Kulihat Hpku dan aku membuka Fb , sudah lama sekali aku tidak melihat fbku ini, ada beberapa notifikasi dan pesan yang masuk. Ternyata salah satu pesan dikirim oleh Devi salah satu teman sekolahku dulu. Dia menanyakan kabarku dan dimana aku bekerja sekarang. Akupun membalasnya dan kebetulan Devi juga masih on sehingga cepat membalas chatku. Akhirnya aku memberikanya kontak pribadiku dan kami lanjut dengan saling bertelepon. Ternyata Devi membutuhkan pekerjaan dan kebetulan sekali ditempat kerjaku masih ada lowongan yang dibuka jadi tanpa pikir panjang aku mengajaknya untuk bekerja bersamaku disini.




Devi : “Assalamuallaikum yan,, kamu apa kabar?”




Me : “Iya dev aku baik kok, kamu gimana? Baik juga kan?




Devi : “Iya yan aku sehat kok, Cuma lagi butuh kerja nih”




Me : “Bukanya terakhir kamu cerita udah kerja di café ya?”




Devi : “Iya udah lama itu yan, udah 2 minggu aku keluar karna sepi jadi gajinya dipotong.”




Me : “Ohh gitu, terus gimana deva da yang bisa aku bantu?”




Devi : “Iya kalau bisa sih aku pengen ikut kamu yan, kemarin aku tanya ibu kamu waktu ketemu dipasar, katanya kamu kerja di J***a ya?”




Me : “iya dev aku kerja dirumah makan disini. Kalau kamu mau ikut kerja bisa kok kebetulan masih ada lowongan nanti tak bilang ke bosku dulu”




Devi : “Wah makasih banget yan, kamu emang temenku yang paling baik.”




Me : “Iya sama” dev, gak usah lebay gitu ah.”




Devi : “Ehh iya yan, tapi kalau bisa sepupuku juga mau ikut kerja, kira kira masih ada lowongan buat 2 atau 3 orang gitu?”




Me : “Kebetulan banget si dev karna disini cabangnya belum lama buka dan sekarang lagi tambah rame jadi buka lowongan paling enggak buat 3 orang. Emang sepupu kamu cewek apa cowok?”




Devi : “Sepupu cowok yan, kebetulan dia kemarin kerja dipabrik tapi karna gak betah keluar deh.”




Me : “Oke deh besok tak tanya ke bosku dulu nanti aku kabarin lagi ya.”




Devi : “Iya yan, sekali lagi makasih ya..”




Me : “Iya dev sama”. Udah dulu ya aku mau istirahat nih. Bye devi”




Devi : “Oke yan bye,,, see you..”




Karna aku capek aku mematikan telpon dan aku memutuskan untuk tidur agar tenagaku pulih untuk bekerja besok pagi.




POV ROZAK -

Setelah mengantar yanti ke kosnya akupun balik ke kosku dan bersiap siap karna malam ini aku akan mengajak novi jalan jalan. Setelah semuanya siap aku langsung menuju penginapan tempat novi menginap.




Aku : “Assalamuallaikum, Novi.”




Novi : “Wa’alaikumsalam, bentar zak. Tunggu depan ya.”




Kelihatanya novi masih siap siap didalam sana, aku duduk diteras untuk menunggunya dan setelah 5 menit aku melihat novi keluar dengan pakaian yang begitu rapi dan terlihat cantik dalam balutan hijab.




Aku : “Kamu cantik banget nov.”




Novi : “Udah ah gausah gombal, dulu pernah bilang gitu tapi ninggalin.”




Aku : “Dulu kan kamu yang minta putus.”




Novi : “Ini mau nostalgia apa jalan jalan nih jadinya?”




Aku : “Iya udah jangan dibahas lagi kalau gitu, yuk jalan sekarang, ntar keburu malem baliknya.”




Novi : “Aku pengen ke taman pelangi zak, anterin kesana ya.”




Aku : “Oke siap tuan putri.”




Novi : “Apaan sih gajelas kamu.” Novi tersenyum dengan rayuan dariku. Aku sangat senang melihatnya tersenyum karna dulu aku pernah membuatnya menangis.




Aku langsung memacu motorku melewati ring road dan akhirnya setelah 20 menit perjalanan kami sampai di taman pelangi, tempat ini sangat indah dan menarik dimalam hari. Begitu banyak lampion dan berbagai bentuk dengan lampu aneka ragam. Novi nampak senang saat memasuki tempat wisata ini. Kami pun berkeliling dan mengabadikan beberapa momen dengan kamera. Setelah puas jalan jalan kami pergi ke alun alun dan membeli makan disana. Rasanya aku sangat bahagia karna bisa bersama novi lagi, namun aku tidak tau apakah bisa kembali bersamanya karna aku sudah memiliki yanti. Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam dan aku harus mengantar novi kembali ke penginapan..




Novi : “zak makasih ya udah nemenin aku jalan jalan. Kayaknya aku besok langsung balik lagi deh karna ada tugas mendadak.”




Aku : “Kamu pulangnya naik apa nov? mau aku beliin tiket?”




Novi : “gausah aku udah mesen tiket kereta kok.”




Aku : “jam berapa besok kamu berangkat biar aku anter ya.”




Novi : “gak usah , aku nanti naik ojek aja deh. Aku gak mau repotin kamu. Aku juga gak mau pacar kamu mikir aneh aneh kalau tau kita jalan bareng.”




Aku : “Tapi nov..” (tanpa sempat aku melanjutkan kata kata novi menutup bibirku dengan jarinya.)




Novi : “Cukup aku yang dulu kamu sakiti. Jangan kamu ulangi kesalahan kamu. Dan jaga baik baik pasangan kamu. Jangan sampai perbuatan kita dulu kamu ulangi padanya.”




Aku : “Iya nov. maaf aku udah banyak salah.Aku akan inget kata-katamu itu. Kalau gitu aku balik dulu ya. Assalamuallaikum.”




Novi : “Wa’alaikumsalam.” Novi langsung masuk ke kamar dan menutup pintu sementara aku masih memikirkan kata katanya itu dan aku menjadi menyesal sudah merusak yanti seperti sekarang. Mataku berkaca kaca , betapa bodohnya aku.. Aku harus merubah semuanya mulai sekarang.




POV Yanti -

Keesok paginya aku terbangun saat mendengar adzan subuh berkumandang. Akupun menunaikan kewajiban untuk ibadah. Karna masih pagi aku memutuskan untuk pergi jogging terlebih dahulu agar lebih fresh, sudah lama juga aku gak olahraga. Akupun berganti pakaian dengan baju dan celana untuk olahraga dan memakai sepatu. Aku memutuskan untuk jogging berkeliling dekat kosku sampai ke jalan raya. Ternyata banyak juga yng jogging tiap pagi tapi aku baru tau karna baru pagi ini aku jogging..




Setelah jogging selama 15 menit aku mulai lelah dengan nafas yang sudah berat. Akupun memutuskan untuk beristirahat sebentar sebelum kembali ke kosku untuk mandi dan siap siap bekerja. Saat aku duduk untuk beristirahat ada seseorang yang menyapaku.




“Pagi mbak yanti.” Sapa orang itu, akupun menoleh dan ternyata itu adalah Rudi




Me : “Ehh kamu rud, kirain siapa.”




Rudi : “Habis jogging ya mbak?”




Me : “Iya rud. Emangnya kamu pikir lagi ngapain pakai baju olahraga gini.”




Rudi : “Hehe iya ya. Kelihatan seksi kalau pake baju olahraga mbak.”




Me : “ahh kamu bisa aja. Kamu darimana?”




Rudi : “Tadi beli sarapan mbak terus aku lihat mbak lagi duduk jadi aku samperin.”




Me : “Ohh gitu. Kamu jalan kaki sampe sini?”




Rudi : “Itu motorku mbak parkir didekat warung.Kan kosku lumayan jauh dari sini kalau jalan lama.”




Me : “Wah pas banget anterin aku ke kos ya, aku capek nih habis jogging.”




Rudi : “Oke boleh deh, ayo kalau gitu.”




Kemudian rudi mengambil motornya dan mengantarkanku balik ke kosku. Sikapnya lebih kalem sekarang. Sepanjang jalan dia jarang ngajak ngomong. Dia jarang menggodaku padahal dulu sering menggodaku. Apa ada sesuatu sama dia ya. Hmm tapi yasudahlah mungkin firasatku aja. Setelah mengantarku Rudi langsung pamitan , aku langsung masuk ke kamarku dan segera menuju kamar mandi untuk mandi dan bersiap untuk berangkat kerja.




Skip Skip




Setelah ditempat kerja aku menunggu bosku bang anwar untuk menanyakan lowongan kerja untuk Devi smoga saja belum ada yang mengisi lowongan kerja itu . Bang anwar selalu datang saat siang untuk mengecek keadaan tempat kerja kami. Baru aku tungguin panjang umur juga bang anwar dateng bareng istrinya mbak ismi. Seperti biasa karna aku jadi kepala cabang disini jadi aku harus memberikan laporan kepadanya terlebih dahulu.




Bang Anwar : “Assalamuallaikum, gimana hari ini rame gak yan?”




Me : “Wa’alaikumsalam, Alhamdulillah rame bang.”




Bang Anwar : “Alhamdulillah kalau gitu.. Bulan ini pelanggan kita meningkat jadi pelayanan kita juga harus maksimal agar mereka menjadi pelanggan setia ditempat kita.”




Me : “Iya bang, temen temen disini selalu bekerja secara maksimal kok, ngomong ngomong soal kerjaan, aku ada temen yang mau ikut kerja disini bang. Lowongan kemarin sudah ada yang ngisi belum ya?”




Bang Anwar : “Itu sih istri saya yang seleksi coba tanya sama mbak ismi.”




Mbak Ismi : “Belum ada kok yan, aku rasa belum ada yang cocok. Kalau temen kamu ada yang mau kerja disini boleh kok. Aku lebih percaya kalau kamu yang cariin.”




Me : “Ahh mbak ismi bisa aja. Kebetulan temenku punya pengalaman kerja dicafe mbak jadi aku yakin kerjanya bagus. Tapi dia juga ngajak sepupunya 2 orang. Boleh gak kira kira?”




Mbak Ismi : “Yaudah suruh mereka kesini besok atau lusa, nanti biar ketemu sama aku dulu. Nanti kalau mereka emang niar kerja disini akan aku terima.”




Me : “Iya makasih mbak nanti aku kabari mereka.”




Mbak Ismi : “Iya sama sama yan, yaudah aku sama bang anwar pamit dulu ya. Assalamuallaikum”




Me : “Iya mbak.Wa’alaikumsalam.”




Skip skip.




Setelah pulang kerja malam harinya aku kembali menghubungi Devi dan mengatakan padanya untuk segera kemari bersama sepupunya. Devi setuju untuk kemari besok siang bersama sepupunya, mungkin sore dia akan sampai. Karna sore aku masih bekerja aku meminta mas rozak untuk menjemputnya , kemudian aku memberikan alamat dan kontak maz rozak kepada devi, aku juga sudah menghubungi mas rozak dan dia bersedia membantuku.




Skip skip.




POV ROZAK –

Aku menerima chat dari devi dan dia mengatakan sudah hampir sampai. Aku memberikanya lokasiku saat ini agar dia menuju kemari. Aku menunggu di sebuah café yang berada dipinggir jalan raya sehingga dia lebih mudah untuk menemukan tempat ini.. Setelah 20 menit aku menunggu akhirnya devi kembali mengirim pesan dan mengatakan dia sudah sampai depan. Akupun membayar ke kasir dan segera keluar café. Kulihat devi dan 2 orang laki laki yang tidak diragukan lagi itu sepupunya.




Aku : “Assalamuallaikum , devi ya?”




Devi : “Wa’alaikumsalam, iya mas.”




Aku : “Panggil aja rozak. Terus ini sepupu kamu itu ya?”




Devi : “Iya mas, ini aris sama andi.




Andi : “Andi mas.” Andi mengenalkan dirinya dan bersalaman denganku begitu pula dengan aris.”




Aku : “Yaudah kita kekosnya yanti sekarang aja sambil nunggu dia pulang kerja. Paing sejam lagi dia udah pulang kok.




Aku mengajak mereka untuk menuju kosnya yanti dan menunggu disana. Setelah 20 menit perjalanan kamipun sampai. Dan setelah kami ngobrol kesana kemari akhirnya yanti sudah pulang kerja.




Yanti : “Assalamuallaikum. Wah rame banget nih, kosku jadi tempat nongkrong.”




Aku : “Wa’alaikumsalam. Iya nih habisnya aku gak tau harus ngaja mereka kemana jadi langsung kesini aja.”




Devi : “wa’alaikumsalam, iya yan. Aku kangen sama kamu udah lama kita gak ketemu.”




Yanti : “Iya dev aku juga. Ini sepupu kamu ya?”




Devi : “Iya yan, kenalin ini aris dan andi.”




Setelah itu mereka saling berkenalan dan yanti mempersilahkan kami masuk. kami ngobrol lumayan lama sampai gak kerasa udah memasuki waktu isya’. Karna masih ada tugas aku ingin pamitan sama mereka.




Aku : “aku masih ada tugas nih, aku balik duluan ya yan.”




Yanti : “Iya mas, hati hati dijalan.”




Aku : “Nanti aris sama andi mau tidur dimana?”




Yanti : “Hmm iya ya belum dipikirin malah.”




Aku : “Yaudah sama aku aja dulu. Besok baru cari kos deket tempat kerja. Kan besok sekalian mereka masuk kerja.Kalian setuju gak?”




Andi : “Aku ikut aja mas, kalau mas mau kasih tempat ya Alhamdulillah.”




Aris : “Iya mas. Kami sih ngikut aja.”




Aku : “Yaudah ayok bareng aku kita ke kosku sekarang.”




Aku , andi dan aris pamitan kepada yanti dan devi . kami menuju ke kosku. Jujur saja aku kasian sama mereka, mereka berdua ini tipe orang pendiem dan wajah yang kelihatan orang kampung banget. Sementara devi juga wajahnya mirip sama sepupunya ini. Setelah 20 menit akhirnya aku bersama mereka berdua sampai kos juga. Aku mempersilahkan mereka untuk istirahat sementara aku harus ke kos temenku untuk mengerjakan tugas kelompok.




Aku : “Anggap aja tempat kalian sendiri ya, yang penting kalian nyaman tinggal disini.”




Andi : “Mau kemana mas rozak?”




Aku : “Aku masih ada tugas kuliah jadi mau ketempat temenku dulu.”




Andi : “Makasih ya mas udah bolehin kita tinggal sementara disini, hati hati dijalan mas.”




Aku : “Iya sama-sama.”


Akupun pergi meninggalkan mereka berdua dikosku.





Posting Komentar

0 Komentar