-ROZAK-
Aku terdiam karna apa yang kulihat , apa maksudnya gambar ini? Disini alfian mengirimkan gambar wanita yang matanya ditutup kain hitam dan tanganya diikat diranjang.. Ditambah lagi toketnya terlihat mmbusung karna baju dan bhnya tersingkap keatas.. Kuperhatikan lagi tubuhnya sangat mirip dengan yanti, dan aku baca kembali chat mereka , dan aku cukup terkejut dengan chat mereka beberapa hari yang lalu.
A : Alfian
Y : Yanti
(Chat Alfian dan Yanti)
A : Malam dek
Y : Iya malam juga mas
A : Keluar yuk dek, mas kangen pengen ngajak jalan jalan. Udah lama kan kita gak jalan jalan malam.
Y : Aku lagi males mas, capek kok.
A : Nanti kalau capek tak pijitin dek.
Y : Emang mas alfian bisa mijit??
A : Bisalah, kan dulu waktu mas pijitin kamu sampai mendesah gitu.
Y : Eh kok sampe situ bahasnya. Itu kan mas alfian mijitnya nakal.
A : Nakal nakal gitu tapi kamu kan suka
Kemudian setelah chat itu alfian mengirimkan gambar tadi dan aku baca lagi chat setelahnya.
A : Kamu kelihatan nafsuin banget kalau digituin dek. Apalagi toketmu gede gitu.
Y : Ih kok malah disimpan sih gambarnya, hapus donk mas .. Ntar ada yang lihat gimana?
A : Kan Cuma mas sama kamu yang tau, gak ada yang brani lihat hpku dek jadi aman.
Y : Awas aja kalau ada yang tau ya.
A : Iya deh,, mas pengen nih.. ayo temenin bentar mala mini dek.
Y : Besok besok aja ya mas, aku beneran capek nih. Nanti kalau mas nakal akunya tambah capek donk
Kemudian diakhir chat alfian mengatakan kekecewaanya karna yanti tidak mau diajak keluar. Berarti dugaanku benar foto itu adalah yanti. Sejak kapan dia berhubungan sedekat itu dengan alfian. Kenapa dia tega kepadaku? Saat ini rasa kecewa dihatiku begitu besar dan rasanya ingin aku marah kepadanya. Namun saat aku menoleh dan melihat wajahnya yang begitu polos saat tertidur aku menjadi bimbang, apa aku kuat untuk marah padanya. Mungkin sebaiknya aku menanyakan dulu tentang hal ini besok pagi. Aku kemudian menyusul yanti tidur dan aku kembali melihat wajahnya sebelum memejamkan mata. Entah apa yang harus kukatakan besok. Yang jelas rasa kecewa dihatiku tidak akan lega sebelum mendengar penjelasan darinya.
Tak terasa adzan subuh sudah berkumandang dan membangunkanku dari tidurku. Kulihat disampingku yanti masih tertidur, kemudian aku menuju ke kamar mandi untuk mandi wajib dan kemudian menunaikan kewajibanku. Setelah selesai beribadah entah sejak kapan yanti bangun , kulihat dia sudah merapikan selimut dan tersenyum saat melihatku. Ya Tuhan senyumanya membuatku bimbang , apakah harus kutanyaan atau tidak tentang chat dan gambar itu.. Dengan sedikit keberanian akhirnya aku memantapkan niat untuk menanyakanya..
“Udah bangun ya, aku pikir mau tidur sampai siang.”
“Ya enggak lah sayang , kan aku nanti kerja.”
“Aku mau nanya sesuatu sama kamu dek.”
“iya mas mau nanya apa?”
“Tadi malam hp kamu bunyi dan aku denger, kemudian aku baca da nada panggilan masuk dari alfian. Kalian ada urusan apa kok dia malam malam gitu telpon.”
“emm ya gak tau mas, mungkin masalah kerjaan kan bisa aja.” Yanti menjawab dengan sedikit terbata bata.
“sebaiknya kamu jujur ada dek, aku udah lihat chatmu sama dia juga. Disitu dia ngirim gambar dan chat kalian begitu dekat dan dari situ aku tau kalian ada sesuatu.” Setelah mendengar kata kataku yanti menunduk dan saat kuangkat wajahnya dia meneteskan air mata..
“Aku minta maaf mas. Kamu tau kan aku jadi orang gak enakan sama orang lain. Mas alfian itu banyak bantuin aku dan ternyata dia suka sama aku dan dia nembak aku.. Kata temen temen nyuruh terima karna sudah banyak pengorbanan dia bahkan katanya aku ketrima kerja disana dulu karna dia rekomendasi ke bos waktu lihat aku daftar kerja. Tapi setelah menjalani hubungan beberapa hari dia ngajak aku jalan. Dan dia nglakuin hal itu, aku waktu itu udah tidur karna ngantuk tapi dia ngajakin begitu. Aku sempet nolak tapi karna dirayu dan dirangsang jadinya sulit untuk nolak mas, tapi dia gak sampai main bawah jadi aku masih perawan.” Yanti menjelaskan semuanya sambil menangis. Aku tau dia memang tipe orang yang sulit menolak karna gak enakan sama orang lain. Apalagi jika orang itu sudah berkorban untuknya. Tapi tetap saja harusnya dia tidak boleh seperti itu.
“Aku maafin kamu karna aku tau sifatmu gimana dek, kamu itu orang yang baik tapi karna terlalu baik kamu jadi kurang tegas dan mudah dimanfaatin. Aku minta kamu untuk ngmong jujur sama alfian. Apapun responya nanti pokoknya kamu harus mengakhiri hubungan sama dia. Kalau nanti dia nekat untuk sebarin foto kamu aku yang akan datengin dia.”
“Iya mas , nanti aku bakal ngomong sama dia. Aku minta maaf mas, maafin aku. Aku yang bodoh karna bisa selingkuh. Padahal kamu begitu dewasa dan pengertian sama aku”
“Iya aku maafin kok, tapi jangan pernah ulangi lagi karna sabar juga ada batasnya.”
“iya sayang, aku janji.” Kemudian yanti memelukku sambil meneteskan air matanya itu. Aku yang tidak tega melihatnya menangis lalu menghapus air matanya dan menyuruhnya untuk tersenyum. Entah kenapa dengan melihat senyumnya rasa marah dan kecewaku dapat hilang. Dia perempuan yang baik dan pilihan hatiku.
Setelah yanti merasa tenang akhirnya aku menyuruhnya untuk mandi dan siap siap berangkat kerja. Setelah dia mandi dan bersiap siap akupun mengajaknya membeli sarapan dan mengantarkanya ketempat kerja.
-YANTI-
Aku merasa begitu bodoh dan menyesal dengan apa yang sudah kuperbuat. Betapa bodohnya aku menduakan cintanya, laki laki yang begitu tulus padaku. Setelah aku berterus terang kepada mas rozak namun dia tetap mau memaafkanku dan tidak marah denganku rasanya aku benar benar berdosa kepadanya. Saat ini mas rozak sedang memboncengku ketempat kerja. Aku memeluknya dari belakang rasanya aku tidak mau melepaskan pelukan ini, begitu nyaman saat bersamanya. Namun tak terasa setelah 15 menit akhirnya sampai juga ditempat kerja. Kulihat belum ada yang datang dan kulihat jam baru menujukan pukul 6.20 pagi. Setelah berpamitan mas rozak meninggalkanku pergi dan akupun membuka pintu rumah makan tempatku bekerja. Setelah memasukan tasku tak berselang lama teman temanku datang. Kulihat hpku dan ada chat dari mas alfian yang baru masuk, kemudian aku membalasnya dan menyuruhnya untuk datang ketempat kerjaku siang nanti. Aku menyuruhnya datang siang karna dia memberi kabar kalau hari ini dia ambil cuti kerja.
Waktu istirahat makan siangpun tiba dan kulihat mas alfian datang kemudian aku mengajaknya ngobrol dibelakang dan menyuruh salah satu temanku untuk menggantikan di kasir.
“Mas aku mau ngomongin sesuatu sama kamu.”
“Ada yan? Kok kayaknya tegang gitu wajah kamu?”
“Aku gak bisa lanjutin hubungan kita mas, maaf sebenernya aku nerima mas alfian karna aku lihat perjuangan mas buat aku. Tapi sekarang aku gak mau bohong, sebenernya aku udah punya pacar saat mas alfian deketin aku, sebelum aku cerita mas alfian malah udah nembak aku dan aku bingung harus gimana, akhirnya saran dari beberapa temen nyuruh aku untuk nerima mas alfian. Sekarang aku gak bisa lagi bohongi perasaanku mas. Maaf ya kalau aku dulu gak jujur sama kamu.” Mendengar ucapanku mas alfian terdiam sejenak dan kulihat raut wajahnya yang kecewa dengan ucapanku. Setelah beberapa saat akhirnya dia membalas ucapanku
“Jujur aja sih aku kecewa yan, kenapa baru sekarang kamu cerita. Kenapa gak sejak awal biar aku gak berharap sama kamu.”
“Iya aku minta maaf mas salahku juga karna gak bilang dari awal. Sekarang aku minta sama mas alfian tolong lupain perasaan mas buat aku. Aku gak bisa lanjutin hubungan kita.”
Tanpa menjawab apapun mas alfian langsung pergi keluar dan meninggalkan tempat kerjaku. Aku merasa bersalah karna tidak jujur dari awal, pasti mas alfian saat ini kecewa dan marah banget sama aku.
SKIP SKIP
Sudah seminggu berlalu sejak aku memutuskan hubungan dengan mas alfian dan sejak saat itu mas alfian tidak pernah menghubungiku lagi. Sampai akhirnya hari ini ada chat masuk dari mas alfian.
“Nanti sore aku jemput ketempat kerja kamu ya dek, aku udah maafin semuanya. Sebagai tanda damai aku pengen ngajak kamu makan.” Membaca chat itu membuatku sedikit lega dan akupun mengiyakan ajakan mas alfian.
“Iya mas nanti malam jemput di depan tempat kerja aja ya.”
Malampun tiba aku balik ke kos dulu untuk mandi dang anti pakaian kemudian siap siap untuk pergi. Akupun jalan kaki ke depan tempat kerja untuk menunggu mas alfian. Setelah menunggu 5 menit akhirnya mas alfian dateng dan aku langsung naik ke motornya. Kami pun mengobrol santai diatas motor.
“Kita mau kemana ni mas?”
“Cari makan aja dek. Gimana kalau ke alun alun?”
“boleh mas ayo lah brangkat.” Kemudian mas alfian memacu motornya ke alun alun dan setelah mendapat tempat parker kami berjalan jalan mengitari alun alun , setelah berjalan beberapa menit akhirnya ada yang jualan sate akupun mengajak mas alfain untuk makan disana. Hampir satu jam kami di alun alun makan dan ngobrol serta jalan jalan melihat sekitar. Aku senang mas alfian dapat menerima keputusanku dan dia sudah tidak marah karna hal itu.
“Eh dek mala mini ada konser band S** lho di stadion, kamu mau nonton gak? Kebetulan mas udah beli tiket nih, ya walaupun ini tiketnya temenku. Karena dia ada urusan lain jadi tiketnya dikasih ke aku. “
“Aku lumayan suka sih mas sama band itu , tapi nanti kalau pulangnya terlalu malem gak enak sama tetangga kos mas.”
“Ayolah dek kan kosmu yang sekarang gerbangnya gak tutupan kayak dulu jadi masih bisa masuk kalau pulang terlalu malam.”
“hmm iya deh mas ayo kesana.”Akhirnya aku menerima ajakan mas alfian.Kamipun menuju ke stadion dan benar aja udah rame banget penonton yang hadir disini. Saat kami sudah masuk dan menunjukan tiket suasana di dalam benar benar ramai bahkan sulit untuk maju lagi jadi kami berada diposisi belakang. Konser pun segera dimulai dan tiba tiba kurasakan ada yang menetuk pundakku saat aku sedang fokus melihat kedepan.
“mbak yanti” tiba tiba aku mendengar suara yang tak asing. Rupanya itu rudi yang menepuk pundakku tadi. Ternyata dia nonton konser disini dengan beberapa temanya .
“eh kamu rud, kirain siapa tadi colek colek pundakku.”
“hehehe maaf mbak habisnya aku heran lihat mbak nonton konser disini kirain gak suka nonton konser.”
“sebenernya gak terlalu suka tapi aku diajakin nih sama mas alfian.” Akupun mengenalkan rudi kepada mas alfian dan menjelaskan bahwa rudi adalah salah satu karyawan yang baru masuk dicabang baru rumah makan tempat kami bekerja. Akhirnya konser pun mulai dan kami fokus mendengarkan lantunan music yang dibawakan oleh salah satu band favoritku ini. Kamipun ikut bergoyang dengan irama music yang dimainkan. Setelah beberapa lagu dibawakan mas alfian yang berada disampingku meminta ijin untuk menerima telepon kemudian dia kebelakang untuk menerima telpon , setelah 10 menit akhirnya mas alfian kembali.
“yan maaf nih kita bisa pulang sekarang gak?
“emang ada apa mas kan ini baru 3 lagu , baru pembukaan loh.”
“ini ada urusan penting mas harus pulang.”
“emm yaudah deh kalau gitu.”
“kenapa gak bareng aku aja mbak pulangnya? Kebetulan aku tadi bawa motor sendiri soalnya temenku ada yang gak ikut tadi kamu Cuma bertiga.” Rudi menawarkanku untuk pulang bareng denganya . Karna konser baru mulai akupun mengiyakan saran rudi dan akhirnya mas alfian pamitan pada kami untuk pulang duluan. Akupun ikut nganter mas alfian keluar dan menaruh helmku di motornya rudi kemudian aku masuk lagi kedalam untuk lanjut menonton konser. Akhirnya setelah 2 jam konser selesai dan jam sudah menunjukan pukul 11 malam. Aku dan rudi mengambil motor dan kemudian kami pulang ke kos. Baru juga setengah jalan ternyata hujan turun lumayan deras sehingga bajuku jadi basah.
“Rudi bisa nepi dulu gak? Deras banget nih kamu gak ada jas hujan?”
“waduh gak bawa mbak kirain gak bakal hujan soalnya tadi cerah waktu berangkat.”
“nepi dulu aja nunggu hujan berhenti.”
“bentar lagi sampe kosku mbak mending ntar neduh dikosku bentar, itu tinggal belok kanan didepan.” Akhirnya aku ikut dengan rudi meneduh dikosnya. Ternyata benar belok bentar udah sampe. Kos daerah sini ternyata masih sepi dan sampingnya pun masih lahan kosong , disini ada 6 kamar kulihat dan kamar rudi yang paling ujung. Rudi memasukkan motornya kedalam, setelah motornya berhenti aku langsung bergegas berteduh di teras. Dingin sekali malam malam gini kehujanan. Kulihat bajuku juga basah, karena aku pakai baju warna putih jadi warna bhku kelihatan jelas nyeplak dari dalam. Saat aku menoleh kulihat rudi sedikit melirik kearahku sambil membuka pintu kamarnya. Aku yakin dia pasti memeperhatikan tubuhku dengan pakaian basah begini bajuku begitu kusut dan menempel ketat ditubuhku sehingga bentuk tubuhku terlihat jelas. Tak berselang lama setelah masuk kamar ternyata rudi sudah ganti baju dan membawakanku teh hangat.
“Masuk aja sini mbak diluar dingin masih hujan.” Seumur umur aku belum pernah masuk ke kamar kos cowok selain pacarku jadi aku agak ragu menerima ajakan rudi namun karna sangat dingin diluar akhirnya aku masuk. Saat aku masuk ke dalam rudi tiba tiba menutup pintu kamar.
“kenapa ditutup rud?”
“kalau gak ditutup kan sama aja kayak diluar mbak anginya bisa masuk.” Benar juga kata kata rudi barusan kemudian dia menyodorkan teh itu padaku
“ini mbak diminum dulu biar hangat, kasian mbak yanti sampe basah semua gitu bajunya. Tak ambilin handuk ya mbak.” Kemudian aku meminum teh dari rudi dan dia kembali dari belakang membawakanku handuk. Hujan diluar masih deras dan aku tak tau harus menunggu sampe berapa lama disini. Akhirnya the yang disuguhkan rudi pun habis, padahal cukup panas namun karna tubuhku terasa dingin jadi aku cepat menghabiskanya.
“mbak mau ganti baju gak? Kalau mau pake bajuku aja mbak daripada mbak bajunya basah gitu ntar masuk angina.”
“emm gimana ya rud ntar malah ngrepotin.”
“gakpapa mbak santai aja sama temen sendiri kok.”
“emm boleh deh..” akhirnya rudi memilihkan baju bajunya yang agak kecil untukku.. Setelah itu dia memberikan celana pendek dan baju untuk kupakai. Akupun ijin untuk ganti ke kamar mandi dan kemudian kulepas pakaianku satu persatu sampai aku benar benar telanjang bulat.. Entah kenapa saat aku telanjang bulat dikamar mandi rasanya adrenalinku meningkat apa mungkin karna aku lagi didalam kamar cowok yang baru beberapa minggu aku kenal. Aku jadi membayangkan gimana kalau dia melihatku telanjang seperti ini .. ahhh kenapa aku ini ,, kenapa aku malah jadi terangsang begini.. putingku menjadi mengeras karna memikirkan hal itu. Tapi sejenak kutepiskan perasaan nafsuku itu. Kemudian aku memakai baju dan celana pendek dari rudi. Hmm lumayan pas sih. Karna dalamanku basah semua jadi aku tidak memakai dalaman .. smoga aja rudi gak menyadarinya ( batinku dalam hati ). Akupun memasukkan pakainku yang basah kedalam kantuk plastic dan memasukkanya dalam tasku.. Dan akupun kembali kedepan.Saat aku kembali kulihat rudi menatapku dengan tatapan terheran heran.
“kamu lihatin apaan sih rud?”
“ehh enggak mbak maaf tapi penampilan mbak beda banget kalau pakai celana pendek dan kaos begitu. Mbak juga kulitnnya putih dan mulus.”
“ah kamu bisa aja , dasar ya cowok itu sukanya gombal.” Karena aku tidak memakai dalaman setiap bergerak sedikit putingku bergesekan dengan baju yang kukenakan dan rasanya geli sekali. Haduh kenapa jadi begini gara gara gesekan ini aku menjadi bernafsu kembali. Beberapa saat kemudian kurasakan aku mengantuk , dengan suara hujan yang masih deras begini aku yakin masih lama hujan reda ..
“hoaamm aku udah ngantuk nih rud.”
“yah gimana mbak ini hujanya masih deras gak mungkin aku nganterin mbak yanti apalagi gak ada jas hujan.”
“yah gimana donk hooamm.” Baru selesai bicara aku langsung memejamkan mata , tak tau kenapa rasanya berat menahan rasa kantuk ini…
-Sebulan sebelumnya-
“Hallo bro apa kabar?”
“Baik bro, ada apa nih tumben telpon?”
“Aku ada tugas buat kamu sekalian kan kamu lagi cari kerja, kamu bisa dapet uang dari aku dan dari kerjaan kamu itu.”
“Kerjanya dimana itu bro?”
“Dirumah makan XXXXXX, aku pengen kamu daftar kerja disana dan harus diterima. Aku pengen kamu awasi seseorang yang ada disana. Laporin setiap ada apa apa. Dan kamu harus berusaha akrab sama dia.”
“Oke bos aku usahakan dulu biar diterima kerja disana.”
“Oke kasih kabar kalau udah berhasil diterima kerja disana.”
“Siap bos tenang aja.”
-Seminggu setelah rencana awal-
“Aku udah diterima kerja disana bos.”
“Oke good job. Sekarang tugas kamu awasi perempuan bernama yanti, usahakan untuk akrab sama dia biar kamu enak cari info siapa aja yang deket sama dia, ntar kasih kabar kalau ada apa apa.”
“ohh dia itu cewek yang bos ceritain waktu masih dijakarta itu ya?”
“iya bro, sepertinya ada yang deketin dia jadi aku butuh mata mata.”
“oke siap bos, tugas tambahanya gampang nih kalau gitu doank. Bayaranya berapa nih?”
“Itu gampang , kerjain dulu nanti bayaran bisa diurus. Kayak gak tau sama aku aja, kita kenal udah hampir 2 tahun.”
“Oke siap bos. Aman pokoknya.”
Rudi kembali mengingat rencana yang telah disusun oleh seorang laki laki yang tak lain adalah pacar yanti yaitu rozak. Rupanya sejak yanti mengatakan bahwa ada lelaki yang mendekatinya rozak tidak tinggal diam karna dia punya rudi, kenalan yang dapat dia percayai sejak dijakarta.
-Flashback Singkat-
Rozak bertemu dengan rudi saat dia masih bekerja dijakarta, kala itu rudi yang seorang anak punk sedang nongkrong dipinggir jalan dekat warung makan dan tak sengaja rozak mendengar obrolan mereka yang membahas tentang gimana cara mereka ngisi perut. Mereka udah laper tapi gak ada kerjaan dan gak ada duit sedikitpun dan karna mereka berbicara dengan bahasa jawa yang memang satu daerah asal denganya , rozak menjadi kasian kepada mereka dan membelikan makan untuk mereka. Dan disitulah dia mengenal salah satu anak punk yang bernama rudi. Sejak saat ini dia berteman dengan mereka dan rozak memberitahu kepada kenalanya yang punya warung makan untuk mempekerjakan mereka. Setelah rozak berhenti bekerja dan melanjutkan kuliah rudi ikut pulang bersamanya namun dengan tujuan kota berbeda. Rudi pulang karna orangtuanya sakit parah dan memintanya pulang. Akhirnya rudi yang sudah punya hp sendiri bertukar kontak dengan rozak, seorang laki laki yang bisa dibilang cukup banyak merubah dirinya dengan banyak nasehat. Itulah jasa rozak yang paling diingat oleh rudi sehingga dia ingin membalas jasa rozak. Dan mungkin saat inilah waktu yang tepat karna rozak memerlukan bantuanya. Apagi jika dibayar dia pasti makin senang dengan hal itu.
-Back To Story-
Akhirnya yantipun tertidur akibat obat tidur yang diberikan rudi kedalam minumanya tadi. Selang beberapa menit seorang laki laki datang dan mengetuk pintu. Dalam keadaan hujan lelaki itu datang dengan jas hujan yang baru dia lepaskan.
(Tok tok) “Buka rud ini aku.”
“Iya bos tunggu bentar” ya laki laki itu adalah rozak, dia mengetahui bahwa yanti akan keluar bersama alfian dari rudi yang sempat ngobrol dengan yanti tadi siang. Dan rozak meminta rudi mengikuti yanti malam ini.
“Jadi rencana bos apa habis ini? Dia udah tidur pulas bos karna obat yang aku kasih”
“Aku akan perawani dia tapi matanya harus ditutup rud biar dia kalau bangun gak lihat aku. Setelah dia bangun kamu harus disampingnya. Berlaga seolah kamu yang telah melakukanya.”
“Terus kalau dia ngancam mau lapor polisi gimana bos? Aku yang kena nanti.”
“Kamu itu gak pinter pinter dari dulu. Rekam dan ambil fotonya beberapa kali. Kalau dia ngancam mau laporin kamu, bilang aja kamu akan kirim fotonya ke aku dan orantuanya dia. Aku jamin yanti gak akan berani lapor. Aku aja ragu dia brani bilang sama aku nanti.”
“Wah mantap bos, emang cerdas nih bosku.”
“Dan untuk bayaran kamu rud. Setelah aku perawani dia kamu boleh make dia sesuka kamu.”
“Emang bos gak masalah nih?”
“yang penting aku dapet perawanya! Setelah itu terserah kamu. Kamu bisa manfaatin dia sesuka kamu.”
“Tawaran yang menarik bos. Aku setuju kalo gitu, lagian pacar bos ini emang body nya mantep dan bikin nafsu.”
“yaudah kamu keluar dulu biar aku menikmati pacarku yang nakal ini.”
“oke bos, aku beli kopi dulu kalo gitu.”
-Rozak-
Akhirnya rudi keluar meninggalkanku bersama yanti sendiri. Sekarang waktunya kasih pelajaran untuk pacar yang nakal kayak kamu sayang. Aku sebenernya gak tega , tapi aku gak mau orang lain yang dapetin kamu.. Akupun membuka baju dan celana yang yanti pakai. Dan aku cukup terkejut ternyata dia berani juga tidak menggunakan dalaman dikamar laki laki lain. Benar benar nakal kamu sekarang ya. Setelah itu kututup matanya dengan kain hitam. Rudi bilang obat tidurnya dosis tinggi jadi yanti bakal sulit untuk bangun. Akupun segera membuka celana dan Cdku . Pas banget malam dingin begini dapet kehangatan dari pacar. Maafin aku yanti.. Akupun langsung memberikan sedikit minyak ke kontolku yang sudah tegang. Setelah itu aku gesekkan ke lubang memek yanti, setelah beberapa menit akhirnya cairan keluar dari memeknya sehingga kontolnya dapat masuk lebih mudah.. kemudian aku masukkan pelan pelan.. Setelah mencoba beberapa menit akhirnya kontolku berhasil masuk ke dalam memeknya itu sampai mentok.
“Ahh benar benar nikmat memekmu sayang. Maafin aku harus ngambil perawanmu seperti ini.. ahh sempit banget” Kulihat darah segar keluar dari memeknya dan melumuri batang kontolku.. Kemudian kupenetrasi lebih cepat dan tubuh yantipun ikut bergetar naik turun.. Tanganku tidak tinggal diam dan kuremas remas kedua toketnya yang montok itu..
“ahhh nikmat sekali yanti…” walaupun dia sedang dalam pengaruh obat tidur aku dapat mendengar yanti mendesah pelan..
“aahhhh aahhh emmm aahhhh.” Begitulah desahan yanti yang keluar dari bibir halusnya itu.. membuatku semakin terangsang.. Tidak lupa kuambil hpku dan mengambil beberapa gambar serta memvideokan beberapa detik saat tubuh yanti kugenjot perlahan.. Sungguh indah toketnya bergetar naik turun .. Setelah hampir 20 menit kurasakan pejuku hampir keluar dan segera ku cabut kontolku dan menumpahkan pejuku diatas toketnya..
“aahh aahhh rasain ini sayang… pejuku yang selalu kamu suka.. aahhhh” (croot crooot.. sektar 5 semburan peju aku tumpahkan ke toket yanti.. kemudian aku foto kembali toketnya yang penuh peju.. Setelah itu aku ke kamar mandi untuk membersihkan kontolku.. Setelah selesai dan mengenakan celanaku kembali aku menyuruh rudi untuk masuk..
“Sekarang kamu boleh masuk rud..” Rudi kemudian masuk dengan membawa kopi yang tadi dia beli dari angkringan depan gang masuk kosnya.
“Nih bos ngopi dulu.. lumayan lama kau nunggu didepan.”
“haha iya sorry lah kan lagi menikmati. Eh kamu ada tisu atau lap gak? Buat bersihin pejuku ditoketnya yanti.”
“ntar bos aku ambilin tisu basah ditasku.” Rudi kemudian memberikan tisu kepadaku dan aku pakai untuk membersihkan toket yanti.. setelah itu ku minum kopi dari rudi dan kami ngobrol beberapa saat. Setelah setengah jam akhirnya aku pamitan sama rudi dan meninggalkan yanti yang masih tertidur.
“aku pamit dulu rud. Foto sama video yang aku kirim ke kamu bisa kamu manfaatin sesuka hatimu untuk ngancam dia. Tapi jangan sampai sakiti dia ya. Jangan sampai dia lecet.”
“oke siap bos, body gak bakal lecet pokoknya. Yang penting aku bisa ikut ngrasain hahaha.”
“oke terserah kamu itu rud. Aku balik dulu.”
“oke bos hati hati dijalan.”
Aku kemudian mengambil motorku dan kupaku kembali ke kosku. Jam sudah menunjukan setengah 2. Hmm sudah larut sekali bahkan ini udah pagi menurutku.. Aku emang sayang sama kamu yanti tapi kali ini aku harus kasih kamu pelajaran jadi maaf kalau caraku seperti ini.
-RUDI-
Wah emang nafsuin banget nih cewek pantesan bos rozak yang mau ketikung sama cowok lain. Sekarang aku bisa nikmatin kamu mbak yanti. Setelah mengunci pintu kamar aku langsung membuka semua pakaianku dan karna udah nafsu nungguin giliranku ini kontolku udah tegang dari tadi. Akupun langsung memainkan toket mbak yanti dengan meremasnya bergantian dan kujilati putingnya.. wahh benar benar gede nih toket empuk banget dan bulet. Setelah puas bermain dengan toketnya kemudian aku lap dulu darah yang ada disekitar memeknya dengan tisu basah ,, kemudian setelah bersih aku langsung menggesekkan kontolku ke lubang memeknya yanti yang sudah becek dari tadi… tanpa basa basi langsung kumasukkan kontolku dan rasanya benar benar hangat dan nikmat..
“aaaah enak banget nih memek. Baru dipake sekali sama si bos jadinya masih sempit.. ahhh aahhhhhh.” Kupercepat gerakan kontolku dan kuremas remas kembali toket yanti yang bergetar… aku pengen banget cupang toketnya,,, karena begitu bernafsu kemudian aku kasih cupangan ke toketnya bergantian kanan dan kiri.. ahh enak banget rasanya…. Kupercepat gerakanku dan setelah 10 menit akhirnya aku kelaur juga.. segera kucabut kontolku dan ku tumpahkan peju diatas perutnya… ahhh croot crroooot… rasanya lega banget.. udah lama aku gak ngentot begini.. Kemudian aku ambil lap dan membersihkan pejuku yang belepotan diatas perut yanti… Setelah itu aku memakai selimut dan tidur disamping yanti.. kami tidur dalam keadaan sama sama telanjang bulat dalam satu selimut.. ternyata obat tidur yang kukasih gila juga efeknya sampai dia susah bangun. Apa aku kasihnya kebanyakan ya… sudahlah mending aku tidur daripada mikirin itu.. akupun memasang alarm jam 5 dan kemudian tidur..
-Yanti-
Aku terbangun saat mendengar suara yang cukup keras,, kucoba membuka mataku dan entah kenapa aku sulit sekali membukanya. Rasanya aku masih ngantuk, namun kurasakan ada yang aneh tubuhku terasa pegal dan semalem sepertinya aku mimpi aneh.. Rasanya ada yang memperkosaku dan perawanku hilang.. Setelah membuka mata cukup lebar aku terkejut melihat tubuhku yang telanjang tanpa busana sedikitpun..Dan saat menoleh kesamping kulihat rudi juga dalam keadaan tanpa busana. Ya Tuhan apa yang telah kami lakukan semalam.. Aku pun menangis saat melihat kebawah. Vaginaku terasa sakit dan kulihat ada bercak darah diselimut .. Jangan jangan tadi malam rudi memperkosaku.. Aku tak kuasa menahan air mataku dan menangis cukup kencang.. Hiiks hiiikss hiikss.. Mendengar aku menangis sepertinya rudi terbangun.. Aku yang merasa marah kepadanya langsung membentaknya saat dia membuka mata..
“Kamu jahat rud.. kamu bajingan !!”
“ehh apaan sih mbak pagi pagi udah marah marah aja.”
“Kenapa kamu tega sama aku rudi ? kenapa !!”
“ya gimana mbak , habisnya kamu tertidur disini dan lagi kamu gak pake daleman kan makanya aku jadi bernafsu sama mbak. Akhirnya semalem aku khilaf mbak.”
“Kamu bangsat rudi!! Kamu bajingan!!” Sambil menangis aku memak rudi sejadi jadinya.. Aku benar benar kecewa dan menyesal mengapa au mengikuti ajakanya tadi malam..
“udah mbak gak ada yang perlu disesali, semua udah terjadi. Lagian gak ada orang lain yang tau kan.”
“enak aja kamu bilang !! kamu udah merebut kesucianku dan kamu bilang gak usah disesali.. kamu brengsek !”
“terus aku harus gimana mbak? Lagian semuanya udah terjadi kan?”
“aku gak terima rud. Aku akan laporin kamu ke polisi !” aku benar benar marah dan mengancam rudi kali ini.
“silahkan aja kalau mau lapor, tapi jangan salahkan aku kalau video dan fotomu akan tersebar di internet. Dan akan kutunjukan pada pacarmu !”
Mendengar ucapan rudi barusan membuat nyaliku ciut.. Apa jadinya kalau nanti foto dan vdeoku tersebar dan mas rozak tau, dia pasti akan sangat marah dan memutuskan hubungan denganku. Apalagi jika tau semalam aku pergi karna diajak mas alfain. Padahal kan aku Cuma ingin berdamai dengan mas alfian kenapa jadinya begini.. Ya Tuhan apakah ini balasan atas semua dosa yang kulakukan.. Air mataku tak berhenti mengalir meratapi nasibku ini.
“Udah mbak gak perlu nangis, asal mbak nurut dan gak lapor polisi aku jamin rahasia mbak yanti akan aman.” Aku tak menjawab apa apa lagi dan hanya mengangguk kepada rudi..
“yaudah sekarang mbak pakai baju lagi aku anterin balik kos. Mumpung ini baru jam 5 belum banyak yang lihat.”
Akupun segera memakai pakaian yang tadi malam dikasih rudi. Dan dia mengantarku sampai gang masuk kos. Aku berusaha untuk tegar dan menghapus air mataku..Ini semua salahku juga kenapa aku begitu bodoh. Sekarang penyesalan taka da artinya lagi. Aku hanya berharap rahasiaku ini bisa aman dan tidak ada yang tau. Sampai didalam kamar aku segera melepaskan semua pakaianku dan mandi.. Sambil menatap cermin dikamar mandi aku menghujat diriku sendiri!
“Kamu wanita kotor! Kamu sudah ternoda! Kamu sudah tidak suci lagi! Bagaimana jika pacarmu tau! Kamu bodoh!” begitulah kata kata yang terucap dari mulutku.. Aku kembali menangis dan penyesalan kembali datang. Kusasuh tubuhku dengan air dan berharap bisa kembali membuatku suci, namun tidak. Kesucianku tak akan bisa kembali..Setelah mandi aku ganti pakaian kerja dan langsung berangkat ketempat kerja. Sebelum ketempat kerja aku membeli sarapan terlebih dahulu.. Aduuh jadi begini ya rasanya habis diperawanin, jalanku jadi sedikit aneh karna harus membuka pahaku lebih lebar dari biasanya. Vaginaku masih terasa perih. Dan kembali aku menghujat lelaki biadab bernama rudi yang telah merebut kesucianku..
Sampai ditempat kerja aku langsung membuka pintu dan kulihat teman temanku mulai datang satu persatu dan terakhir aku melihat rudi. Dengan rasa tidak bersalah dia tersenyum padaku dan mengatakan selamat pagi. Dasar lelaki bajingan! Karna jalanku agak aneh jadi hari ini aku memutuskan untuk stay di meja kasir dan menerima pesanan sehingga taka da yang curiga denganku.. Akhirnya hari sudah menjelang malam dan waktunya untuk tutup.. Setelah membersihkan semua perabotan dan alat masak karyawan lain bergegas untuk pulang dan hanya tinggal aku saja, namun kulihat rudi berhenti didepan pintu kemudian dia menghampiriku dimeja kasir..
“malam ini ada acara gak mbak?”
“emang apa urusan kamu!”
“kok galak gitu sih , nanti kalau galak cantiknya hilang loh?!”
“biarin aja itu terserah aku.”
“kamu gak inget kata kataku tadi pagi?kalau kamu gak nurut maka foto dan video kamu akan tersebar !”
“kamu bajingan rudi ! apa yang kamu mau sih?”
“aku maunya kamu nurut dengan semua yang aku mau! Dan jangan membantah!”
“okee lalu apa yang kamu inginkan sekarang?”
“Aku mau ngajak kamu ke suatu tempat. Jam 8 malam ku jemput didepan kos.”
Kemudian dia pergi setelah mengucapkan hal itu. Akupun akhirnya pulang ke kosku dan sampai dalam kos aku langsung membaringkan tubuhku diatas kasur.. Kemana dia ingin membawaku pergi malam ini? Pertanyaan itu muncul di dalam kepalaku.. Aku tak tau lagi harus bagaimana .. sekarang aku hanya bisa menuruti kemauan rudi jika aku ingin rahasiaku aman..Akhirnya pukul 8 dan kulihat rudi datang. Mau gak mau aku harus ikut denganya.. Kami berjalan sekitar 20 menit dan sampailah ke sebuah café. Rudi mengajaku makan malam dan nongkrong di café bareng temen temenya yang kemarin diajak nonton konser. Diapun memperkenalkanku kepada Aldo dan Vitri .. Sekarang jadi seperti doubledate kalo seperti ini..
Rudi :“Hallo bro kenalin nih namanya yanti temen kerjaku.”
Aldo :“Hallo bro, wah kirain tadi mau bilang pacarmu.”
Vitri : “Iya tadi aku juga mikir gitu soalnya kan dia jarang bawa cewek hahaha.”
Rudi : “Ah sialan kalian giliran aku bawa cewek kalian gitu.Kalo bawa cowok dikira homo.”
(hahaha mereka tertawa bersama)
Rudi : “Kenalan donk sama temen temenku.” Rudi pun menyuruhku kenalan sama teman temanya kemudian aku memperkenalkan diri dan menyalami mereka berdua. Setelah itu kami memesan makan dan ngobrol ngobrol santai. Sebenernya dari obrolan mereka aku tau kalau rudi dan teman temanya orang yang baik .. Mungkin benar kalau kejadian semalam itu juga karna kesalahanku. Kenapa aku mau diajak ke kosnya dan waktu ganti pakaian gak pake daleman. Pikiran itu kembali muncul disela sela keramaian ini. Akhirnya makanan yang kami pesan datang dan kami fokus untuk makan terlebih dahulu.. Setelah 1 jam kami akhirnya pamitan , aku dan rudi pulang duluan.. Rudi mengajakku kesuatu tempat yang tak jauh dari café hanya sekitar 10 menit perjalanan.
“Ini tempat apa rud?”
“Ini penginapan mbak.”
“Mau apa kita kesini?”
“Aku mau mbak nemenin aku tidur lagi malam ini.”
“gila kamu aku gak mau!”
“beneran gak mau? Gak masalah tinggal rahasia kamu aku sebarin aja..”
“kamu jangan gitu lah rud. Kenapa kamu jahat banget sama aku.”
“itu salah kamu kenapa dikosku malah ketiduran dan gak pake daleman jadinya kan aku tergoda. Gak usah banyak alas an , ayo ikut.”
Kemudian rudi memesan sebuah kamar untuk kami berdua. Dan dia mengajakku untuk masuk ke kamar tersebut.. begitu pintu terkunci dia langsung memelukku dari belakang dan tanganya meremas toketku dari luar kemeja yang aku kenakan.. Aku berusaha untuk diam agar tak terkesan murahan namun rangsangan yang dia berikan membuat nafsuku tak dapat ku kendalikan dan akupun mendesah pelan saat tanganya masuk kedalam kemejaku dan menekan putingku..
“aaaahhhh…” rasa gelid an nikmat yang saat ini kurasakan tak dapat kudustai..
“baru gitu udah mendesah padahal tadi katanya gak mau.” Aku tak memperdulikan bisikan rudi itu dan hanya diam.. Setelah itu dia membalik tubuhku dan dengan cepat melumat bibirku..
“emm emm ouchhh” aku yang sudah bernafsu membalas ciumanya itu.. Entah kenapa sekarang tubuhku sangat mudah untuk dirangsang..Rudi mulai membuka pakaianku satu persatu dari kemeja sampai ke CDku , namun dia tetap menyuruhku mengenakan jilbabku.. Diapun membuka pakaianya hingga saat ini kulihat kontolnya yang hitam dan kutaksir berukuran 15 cm itu sudah berdiri tegak.. Kemudian dia menyuruhku untuk mengocok kontolnya itu.. Akupun menggenggam kontolnya dan kukocok perlahan.. Rudi membalas dengan meremas remas toketku bergantian dan mencium bibirku dengan liar.. Setelah 10 menit kami melakukan foreplay akhirnya rudi menyuruhku untuk tidur terlentang dan menyuruhku membuka kaki lebar lebar.. Diarahkan kepala kontolnya itu dibibir vaginaku dan dia menggesekkan kepala kontolnya itu kebibir vaginaku…
“Oouuuhhhhhhhhhhh…aaaahhhhhhhh aahhhhhh…geli banget rud.. aaaaaahhhhh.” Aku mendesah cukup kencang karna kenikmatan yang kurasakan..
“haha enak kan mbak,, lebih enak lagi kalau dimasukin.”
“aaaaahhhh iyaa enaakkk,, masukin ruud.. aku gak tahan,, rasanya gatal banget..”
“mau dimasukin sama kontolku…?”
“aahhhh iyaaahh aku mauu.” Rudi mulai memasukkan kontolnya kedalam vaginaku
“aaaahhhh enak banget rud..” Rasa nikmat saat kontolnya yang keras itu mengaduk aduk dinding vaginaku benar benar membuatku semakin bernafsu.. Rudi mulai melakukan penetrasi dan menggerakkan kontolya dengan ritme sedang… toketku ikut bergerak naik turun karna getaran yang terjadi akibat persetubuhan kami.
“aaahhhhhhh…..aachhhhhhhhhhhhhh achhhhhhhh achhhhhhhhhhhhh oouuuuuuuuuuhhhhhhhhhhh …”
“aaahh iya mbak mendesah lagi biar aku semakin semangat.. aahhhh.”
“aaaahhhh iya terusss aaaaachhhh eemmm ouuuuucchhhh enak banget aaaaahhhhh.” Ternyata seperti ini rasa nikmat saat bercinta , baru kali ini kurasakan rasa nikmat ini.. Semalem aku tertidur saat rudi sedang mengerjaiku jadi aku gak tau rasanyaa..
“aaaahhhhhhh uuuuuhhh aaaaaahhhhhh lebih cepet rud..” aku menyuruh rudi untuk lebih cepat memompa kontolnya..
“iyaaa sayang,, aku gerakin lebih cepet niih..”
“aaaaaahhhhhh aaaaaaaaahhhh iyaachhh ouuuhhh..” tubuhku bergetar lebih cepat karna rudi mempercepat penetrasinya… aaahhhh sungguh nikmat.. Setelah 15 menit kami berpacu dalam nafsu akhirnya aku merasakan cairan cintaku akan keluar…
“aaaaahhhh aku mau nyampe ruud… aaahhh cepetann… aaaaahhhh ooouuhhh aaaaahhhh.”
“iya mbak aaahh aku juga mau sampe nihh.. aaahhh.”
“oooouuhh aaaahhhh… uuhhhhhh. oouuuhhhhhhhhhhh…aaaahhhhhhhh aahhhhhh….. ihhhhhhhhhh… ehhmmmm… aaahhhhhhh…..aachhhhhhhhhhhhhh achhhhhhhh achhhhhhhhhhhhh oouuuuuuuuuuhhhhhhhhhhh…” tubuhku bergetar hebat seiring dengan orgasme yang kurasakan.. dan tak berselang lama rudi mencabut kontolnya
(crooot crooot crooot kurasakan tiga sempuran pejunya diatas toketku dan rasanya begitu hangat..)
Kamipun kembali berciuman dan setelah itu aku membersihkan peju rudi dengan tisu agar tidak lengket saat mongering di toketku..
Malam itu aku benar benar dikerjai oleh rudi, kami bermain lagi beberapa kali sampai tubuh kami benar benar terasa lelah dan kami tertidur dalam keadaan masih telanjang..
0 Komentar