PETUALANGAN BIRAHI PART 5

 

Hadiah dari Teman​

Luar biasa. Bagaimana bisa istriku hamil di saat yang bersamaan. Gila-gilaan di malam minggu, berganti pasangan setiap malam, sekarang, semua itu tinggal kenangan. Sebenarnya pembantu yang kusewa sangat cantik-cantik tapi, aku tidak mungkin meniduri mereka di rumah, sehingga pemuas nafsuku tinggallah Mina. Aku sempat terpikir untuk memperistri Mina karena ia sangat pintar memuaskanku dikala istriku sedang cuti hamil. Tapi entah kenapa, aku bosan. Seperti yang pernah kukatakan , setiap hari menggenjot vagina yang sama ternyata bisa jadi membosankan. Apakah aku ikut We Got Love saja? Pasti banyak yang akan mendaftar. Mungkin, Ribuan? Tidak tidak! Istriku pasti gusar dan rumahku pasti akan terasa sesak. Pilihanku hanya Mina.

Suatu siang , ketika aku ingin malam siang romantis bersama Mina , aku bertemu seseorang yang dulunya sangat dekat denganku. Kami bertatap muka dan orang itu langsung terkejut dan tertawa setelah mengenali siapa aku.

“ Eko!!! Skuadron 21 Pondok Cabe kan!!!” teriak orang itu. Ia mengenakan baju dinas perwira dengan pangkat kapten. Istrinya pun sangat cantik. Dari wajahnya , akhirnya aku mengenal siapa orang ini.

“ Hadi!!! Gue tentara pelajar bang! Cuma ngikut Skuadron 21! Inget kan! Gue gunner bang! Gunner! “ Dia langsung memelukku di depan istrinya.

“ lah iya lah gue inget!!! GUNNER!!! Gue utang nyawa ama elo GAN!! Wah udah tajir ya sekarang!!! “ Ujar Hadi sambil menepuk-nepuk bahuku.

“ Iya bang ! Untungah karir gue mujur! Abang juga udah jadi kapten nih sekarang! “ sahutku. Hadi pun tertawa lalu berkata

“ enggak semujur elo lah! Mantap lo sekarang ! Kenalin nih istri gue! “ ia lalu memperkenalkanku pada istri cantiknya Farah. Aku lalu memperkenalkan sekretarisku Mina. Aku pernah menyelamatkan nyawa Hadi saat pertempuran Kunming . Saat itu aku bertugas sebagai gunner helicopter puspenerbad dan kami sedang memberikan air support kepada satuan kawan. Hadi yang saat itu masih berpangkat kopral , terperangkap bersama rekannya , sedangkan ketua regu mereka tertembak mati. Sehabis memberikan Air support kami mengangkut mereka ke garis belakang dan sejak itu kami berteman.

Hadi baru saja dipromosikan menjadi Kapten beberapa waktu lalu. Dan ia hidup bersama kedua Istrinya di rumah dinas. Istri pertamanya bernama Ratna , dan mereka dijodohkan negara saat Hadi pulang dari garis depan. Istri keduanya Farah . Mereka bersama setelah Hadi mengikuti ajang We got love. Hadi berkata dia sangat menyukai tubuh Farah dan istrinya pun tertawa malu. Farah sendiri adalah mantan artis sinetron sebelum perang. Fakta yang menarik adalah Farah sendiri ternyata berusia 52 tahun. Namun tubuhnya bahkan lebih mulus dari anak muda berusia dua puluh tahun. Saat itu, Farah mengenakan gaun kemben berwarna merah jambu sehingga buah dadanya dapat dilihat dengan jelas. Bulat, kencang, padat dan masih mulus seperti anak remaja. Farah juga duduk di dekatku sehingga jemariku dapat meraih dan meremas-remas pahanya. Halus, mulus , kencang, astaga naga aku tak sabar ingin menunggangi istri Hadi yang cantik dan seksi ini. Aku tak peduli ia berusia lima puluh dua tahun, yang pasti aku akan menunggaginya dan meremas buah dadanya lagi dan lagi.

Sadar kami memiliki hobi yang sama , meniduri perempuan , kami akhirnya memutuskan hal yang gila. Aku yang memang sudah bosan dengan Mina lalu memberikan dia kepada Hadi , sedangkan Hadi memberikan istrinya Farah , yang tak lain mantan artis terkenal Indonesia . Farah senang bukan kepalang karena ia akan menjalani hidup baru bergelimang harta sebagai pemuas nafsu bangsawan. Sedangkan Mina harus kehilangan segalanya. Di meja itu juga Mina menahan tangis saat aku memberikan jabatan , mobil dinas , bahkan rumah kepada Farah , sedangkan Farah langsung melumat bibirku dengan penuh cinta saat itu juga. Hadi yang sudah tak sabar akhirnya menggagahi Mina di kamar mandi restoran , sedangkan aku menggandeng Farah pulang ke kantorku.

Setibanya di kantor, aku langsung menelanjangi Farah . Kuremas buah dadanya dan Farah pun mendesah-desah pasrah menikmati jemari-jemariku yang asik meremas-remas buah dadaku. Farah pun membalas, sambil mendesah-desah nakal Ia meremas-meramas batang kemaluanku yang menegang dibalik celanaku. Gemas dengan apa yang ada dibalik celanaku, Farah berlutut dan mulai melepas celana panjang dan boxerku. Penisku yang sudah keras, merah dan tegang , sontak mencuat keluar tepat di depan wajahnya.




“Wow, dedeknya gede juga ya sayang. Sini sini Mommy manjain... “ bisiknya nakal. Lidahnya menjulur , lalu mulai menjilat dan melumat penisku.


“ ugghhh ngghhh” Lidahnya mulai bereksplorasi di kepala penisku. Bibirnya mendekat lalu mencumbu kepala penisku dengan liar. Ia menyedot dan melumat penisku seperti sedang menghisap permen lolipon. Penisku makin basah dan menegang. Tak sadar aku sudah mendesah desah sambil meremas-remas rambut Farah. Hisapan bibirnya memang sempurna . Tak salah aku menukarkan Mina dengan Farah. Kuluman bibir Farah mungkin adalah kuluman paling nikmat yang pernah aku rasakan. Rasanya seperti terbang ke surga. Bibir basahnya naik turun memompa penisku yang merah mengeras . Dan yang tak terlupakan adalah ketika penisku berdenyut dan meledak-ledak di dalam mulutnya. Farah menghisap segala yang keluar dan terus menghisap sampai penisku menciut dimulutnya .


“OHHH ! Lagi Mommy lagi!! Aku mau lagi!” Air mataku sampai berlinang dan aku sampai memohon agar ia mengulangi aksi fantastis itu sekali lagi. Sambil tertawa nakal ia pun berbisik


“Boleh, asal abang kuat, Mommy siap layani abang.” Bisiknya sambil terus mengocok-ngocok penisku yang masih ejakulasi.




Farah menghisap penisku mungkin tiga sampai empat kali siang itu. Ia bukan hanya menguasai cara memuaskan birahiku tapi ia juga pintar membakar birahiku sehingga penisku cepat bangkit ketika sedang bercinta dengannya. Yang lebih gila lagi adalah ketika ia mendorong tubuhku dan mulai menunggangiku di atas sofa. Ia duduk diatas selangkanganku , mencumbu leherku dengan ganas, lalu ia memasukkan penisku kedalam vaginanya yang ternyata masih sangat sempit. Hadi mungkin memiliki penis yang sangat kecil. Farah kemudian meliuk-liuk dan memompa penisku dengan kecepatan penuh.




“ohhhhhh mmmmhh mmhh yaah yahhh ohh yahh” Begitulah desahan Farah yang sangat menggoda. Ia sangat menikmati tusukan penisku sehingga Farah menggoyang pinggulnya dengan kecepatan penuh . ML dengan mantan selebriti memang memberi sensasi beda. Apalagi ketika mereka mendesah dan memanggil nama kita. Farah terus bergoyang diatas penisku sambil mendesah-desah menyebut namaku. Kedua tanganku asik meremas-remas buah dadanya dan ia sangat menikmatinya. Wajahnya memerah dan genjotannya terhenti setelah Farah akhirnya mencapai puncak kenikmatannya.


“OHHH YESS YESS MMH YESS” Farah melolong keras ketika ia mencapai puncak kenikmatannya. Namun Ia tiba-tiba lemas sedangkan nafsuku masih membara karena tubuh sexy dan wajah cantik Farah. Aku memintanya berdiri menghadap kaca sementara aku menggenjotnya dari belakang.


“Plok plok plok plok “Kutusuk –tusuk penisku dengan kecepatan penuh sambil meremas buah dadanya. Kedua tanganku pun asik meremas -remas buah dadanya. Wajah Farah memerah karena selain malu melihat bayangan dirinya , ia sedang menahan rasa ngilu yang teramat sangat. Aku terus menggenjot penisku tanpa ampun.


“ngghhh mmh mmhh ngghh” Desahan Farah makin menjadi-jadi . Farah bahkan sampai memohon-mohon hingga akhirnya penisku berkedut dan meletus di dalam vaginanya. Farah akhirnya terkapar di sofaku dan ia mengaku ia sangat lelah. Namun karena hari itu aku tidak sedang sibuk , aku meniduri Farah sampai tujuh kali sampai penisku benar-benar puas. Maklum , entah kenapa nafsuku begitu terbakar ketika aku melihat lekuk tubuh Farah yang sempurna. Apalagi desahannya liar , nakal, dan menggairahkan. Rasanya aku ingin menidurinya lagi dan lagi. Aku paling tidak tahan menahan betapa nikmatnya ketika penisku meledak di dalam vagina Farah. Itu salah satu alasan kenapa aku selalu ingin menggagahinya.




Mulanya Farah menikmati dan dengan liarnya meladeni nafsu Birahiku. Kami ML ketika pagi, menjeleng makan siang, sesudah makan siang, Sore dan yang terakhir sebelum pulang. Setiap sesi, kami ML paling sedikit dua ronde. Pekerjaanku dikantor akhirnya tidak lebih selain meniduri Farah, mantan artis sinetron yang sangat sexy. Kadang aku bahkan sampai dan meniduri Farah hingga jam tujuh malam. Farah akhirnya kewalahan dan mengakui jika aku memiliki nafsu yang lebih liar dan ganas dari mantan suaminya Hadi.




Karena masih belum terlalu sibuk, aku terus meniduri Farrah berkali-kali dan terus berlanjut sampai beberapa minggu. Farah mulai kewalahan dan tak mampu meladeni nafsuku , Farrah mengaku tak sanggup lagi dan dari tatap matanya pun aku sudah tahu itu. Farah mengaku ia menjadi jarang istirahat, cepat lemas, susah konsentrasi dan yang paling parah , trauma psikis. Meskipun yang apa yang kuberikan kepadanya cukup banyak, ia mengaku itu tidak sebanding dengan apa yang ia terima. Sambil menangis dipelukanku ia sempat berbisik




“maaf mas.... maaf sekali... bukannya aku berniat buruk... tapi aku.... aku merasa seperti diperkosa...” aku sedikit terluka ketika Farah berkata seperti itu namun setelah merenung cukup lama, aku akhirnya dapat menyadari ucapannya. Ketika aku melihat tubuhnya sekali lagi, aku sadar dia memang sudah tak secantik dan sesexy dulu lagi. Mungkin dia kurang perawatan , juga kurang istirahat , kurang konsentrasi dan aku juga mulai merasa jika aku sudah bosan padanya . Namun rasanya berat untuk mengembalikan Farah kepada Hadi lagi. Terus terang aku sangat menikmati setiap kali aku menidurinya. Apalagi setiap kali ia menghisap penisku. Namun setelah pemikiran yang panjang, aku rela Farah kembali kepada suaminya, asal ia melayaniku sekali lagi dari pagi hingga pulang kerja. Farah setuju dan ia kembali berbisik




“Terima kasih ya mas Eko. Mas udah ngerti perasaanku. Aku rela ngelakuin apapun, asal mas izinin aku kembali ke suamiku lagi. “ hmmm, padahal tadinya aku ingin memperistri Farah, tapi apa boleh buat. Saat itu juga aku kembali meniduri Farah sebanyak tujuh kali sampai pulang kerja dan malam itu juga akhirnya aku menghubingi Hadi kembali dan mengatakan jika Istrinya rindu padanya. Sayangnya ke esokan paginya, aku kembali berat melepas Farah karena ia berpakaian sangat sexy pagi itu. Ia sadar aku menatap matanya dengan tatapan yang nakal. Sambil meremas payudara aku berkata




“Farah sayang.... boleh ya sekali lagi. Itung-itung salam perpisahan lah. “ bisikku nakal sambil meremas buah dadanya. Farah dengan pasrah menjawab.


“Iya mas iya, tapi janji ya ini yang terakhir” sambil tertawa puas, aku mendorongnya ke sofa, melucuti gaun sexynya dan mulai menggenjot-genjot vagina Farah tanpa ampun. Aku tidak menepati janjiku dan justru meniduri Farah sekitar enam kali sebelum aku mengembalikannya kepada Hadi. Farah hanya pasrah namun ketika aku mengantarnya pulang dengan mobil dinasku yang mewah, ia bernafas puas karena akhirnya ia terbebas dari nafsuku yang sangat liar. Penampilannya jauh lebih berantakan jika dibandingkan dengan pertama kali Hadi memberikannya kepadaku.




Hadi terkejut ketika melihat sosok Farah yang berubah total. Ia mengira Farah akan lebih cantik lagi namun kebalikannya ia kelihatan berantakan. Kebalikannya , Mina sama sekali tidak berubah. Hadi sebaliknya mengaku Mina terlalu agresif dan minggu ini bahkan mereka belum bercinta karena kemaluan Hadi terasa ngilu dan pegal. Farah akhirnya rujuk dengan suaminya sementara aku mendapatkan Minaku kembali. Aku kembali harus mengurus berkas agar Mina kembali sebagai sekretarisku.




Namun sebelum berpisah di cafe itu , Hadi sempat mengajakku untuk liburan bersenang-senang bersama karena ia akan cuti minggu depan. Aku bilang aku mungkin bisa menemaninya namun aku katakan mungkin hanya beberapa hari saja. Hadi bilang jika kami tidak harus liburan jauh-jauh namun yang penting adalah bersenang-senang memuaskan birahi. Aku lalu ingat jika aku ada kunjungan ke lapangan beberapa hari lagi , dan aku bilang ia bisa ikut karena istriku semuanya sedang hamil sehingga tidak mungkin ikut . Hadi akhirnya setuju. Kami berdua pamit dan akan bertemu lagi pada tanggal yang ditentukan.




“ Sampai Jumpa GAN!!! Sampai ketemu pas liburan ya!!” Teriak Hadi sebelum berpisah.


“SIAP KAPTEN!! JANGAN LUPA YA!! DIBAWA JUGA ISTRINYA!! SIAPA TAHU SAMPEAN MAU TUKERAN LAGI!!!!” Teriakku menggoda Hadi. Ia pun tertawa terbahak-bahak.


“Boleh juga tuh Gan!! OJOLALI YO!! “ Mendengar ucapan suaminya, Farah kembali memucat biru seolah takut suaminya menukarkan dia lagi sebaliknya, aku berharap Hadi benar-benar akan melakukannya. Sepulang dari pertemuan itu, aku dan Mina langsung melampiaskan kerinduan kami dengan ML berulang-ulang kali di kantor. Mina sempat berbisik


“ Aku sayang kamu boss. Gak ada yang bisa puasin Mina selain boss.” Bisik Mina


“Boss juga Min, gak ada sekretaris yang lebih kuat dari kamu. “ godaku. Mina tertawa dan kami pun ML berulang kali sampai pulang kerja.




Aku pun merasa sejak istri-istriku hamil , nafsuku tidak terkontrol. Padahal aku masih harus menahan nafsu setidaknya satu atau dua tahun lagi. Aku sempat nafsu dan hampir meniduri perawat-perawat istriku namun untungnya aku masih bisa menahan diri. Aku melampiaskan birahiku pada Mina dan hanya dia lah yang tahu betul cara memuaskan nafsuku, karena dia pasrah meski kadang aku terlalu sering mengajaknya ML. Farah yang cantik jelita ternyata tidak sanggup seperti Mina. Hubunganku dengan Mina pun akhirnya makin mesra dan intim , karena hanya Mina yang sanggup memuaskan penisku , paling tidak sampai aku bertemu gadis lain yang memikat perhatianku.






BERSAMBUNG



Report content on this page

Posting Komentar

0 Komentar